Legenda Arsenal, Thierry Henry, mengungkapkan soal pilihan agamanya. Selama ini sejatinya banyak informasi yang simpang siur soal agama yang dianut oleh Henry.
Banyak yang mengira Henry beragama Islam, namun tak sedikit juga yang menganggap mantan bintang Timnas Prancis itu seorang Kristiani. Pada akhirnya, Henry pun menjelaskan soal status agamanya.
Pada awalnya, Henry merupakan penganut agama Katolik. Sebab, kedua orang tua Henry memang memeluk agama tersebut. Akan tetapi, lingkungan pertemanan membuat Henry merenungi kembali pilihan agamanya.
Tentu sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak pesepak bola Prancis yang menjadi mualaf, yakni berpindah agama ke Islam. Sebut saja nama-nama seperti Franck Ribery, Nicolas Anelka, dan Eric Abidal.
Henry tak memungkiri bahwa berteman dengan mereka membuatnya menjadi lebih mengenal Islam. Bahkan, mantan bintang Liga Inggris itu sudah menganggap Islam sebagai agama yang spesial.
Baca Juga: Paul Pogba Bahagia Menjadi Muslim, Bisa Terus Berikan Pahala ke Ayah
“Saya bingung bagaimana menjelaskan ini, tetapi saya merasa, saya sangat dekat sekali dengan Islam sendiri,” kata Thierry Henry ketika ditanya pandangannya tentang Islam oleh Al Jazeera.
“Lalu banyak dari rekan-rekan saya yang juga berpindah ke Islam seperti Christanval Filip, Nicolas Anelka, Peter Luccin, Eric Abidal, Ribery, terlebih dominasi Didier yang membuat saya semakin kuat untuk menjadi Muslim,” lanjutnya.
Kendati demikian, sampai saat ini Thierry Henry belum memeluk agama Islam. Pasalnya, ia belum merasa yakin sepenuhnya. Namun, dibandingkan dengan agama yang lain, ia menganggap Islam sebagai yang paling dekat dengannya.
Baca Juga: Berbakti kepada Orang Tua, Achraf Hakimi Umrah Bareng Ibunda Usai Ukir Sejarah
“Islam mengajarkan bahwa seseorang harus meyakini dahulu. Saya belum yakin sepenuhnya, itulah sebabnya saya belum menyatakan Islam sebagai agama saya,” sebut Henry.
“Tapi saya mengerti bahwa Islam lebih dari agama lain yang selama ini mengajarkan sesuatu yang tidak diajarkan oleh agama lain. Dan yang sangat disayangkan banyak orang tidak meluangkan waktu untuk mencoba memahami Islam,” tandasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: