Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo secara resmi akhirnya dibuka untuk masyarakat umum mulai, Rabu (1/3/2023).
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin secara resmi membuka Masjid Raya Sheikh Zayed untuk digunakan masyarakat, Selasa (28/2/2023) malam.
Peresmian masjid untuk masyarakat ini digelar juga peringatan Isra Miraj 1444 H/2023.
Meski masjid sudah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) pada, 14 November 2022 lalu, namun belum dibuka untuk umum. Karena masih dalam proses penyempurnaan pembangunannya.
Dalam sambutannya, wakil presiden menyampaikan harapannya agar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, dapat menjadi corong kesejukan dan kedamaian bagi masyarakat.
“Sekaligus dapat meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka membangun dan merawat harmoni kerukunan dan persatuan dalam dakwah wasathiyah dan rahmatan lil'alamiin menuju Indonesia yang lebih maju," ujarnya, Selasa (28/2/2023) malam.
Dengan dibukanya untuk masyarakat umum, wapres berharap bisa menambah kekuatn karakter masyarakat Islam yang baik akidahnya, berwatak keislaman, kebangsaan, dan keIndonesiaan.
"Saya ikut bersyukur atas pembukaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini. Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Y.M. Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ)," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wapres mendoakan kepada pengurus yang mengelola Masjid Raya Sheikh Zayed ini.
"Semoga tetap sehat, semangat, dan istiqomah dalam menjalankan segala kegiatan dan program-program keagamaan, dakwah, dan, pemberdayaan umat, serta sosial kemasyarakatan," ungkapnya.
Sementara itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan jika Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini adalah simbol hubungan Indonesia dengan dunia Internasional yang sangat harmoni.
"Semoga kehadiran Masjid Syeikh Zayed ini akan menambah semangat kita dalam merawat keberagamaan yang moderat dan toleran," paparnya.
Pada acara tersebut, hadir Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, serta Imam Besar Masjid Sheikh Zayed K.H. Abdul Rozaq Shofawi.
Penulis: Ari Welianto
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: