Kamis, 05 JANUARI 2023 • 14:30 WIB

Dilakukan Jaja Miharja Setiap Bulan, Apa Sih Efek Samping Suntik Lutut?

Author

Jaja Miharja suntik lutut setiap bulan. (Instagram/@jajamiharja_ofc)

Di usianya yang tidak muda, Jaja Miharja sempat mengeluhkan dengkulnya sakit. Dia juga  mengatakan kalau dirinya tidak bisa berdiri terlalu lama.

Masalah dengkul yang dialaminya membuat pria 78 tahun itu harus melakukan suntik lutut setiap bulan.

Lantas apakah efek samping suntik lutut yang dilakukan Jaja Miharja itu?

Dilansir Healthline, suntikan lutut dilakukan untuk mengobati Osteoarthritis (OA). Osteoarthritis merupakan kerusakan tulang rawan rusak di lutut dan akhirnya menyebabkan kerusakan tulang dan sendi.

Baca juga: Omas di Mata Jaja Miharja: Sahabat Sekaligus Adik yang Sangat Baik

Gerakan sederhana bisa memicu nyeri hebat pada penderitanya. Namun, perubahan gaya hidup dan pengobatan over-the-counter (OTC) dapat membantu meringankan gejala.

Tapi, jika pengobatan tidak efektif lagi, dokter akan meresepkan obat yang lebih kuat, yakni suntikan steroid.

Ilustrasi sakit lutut. (FREEPIK/stefamerpik)

Suntikan ini bukan obat, namun ini membantu menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan, selama beberapa bulan atau bahkan lebih lama.

Suntikan lutut sendiri terdiri dari beberapa jenis, yakni:

1. Kortikosteroid

Kortikosteroid juga disebut glukokortikoid, mirip dengan kartisol hormon yang diproduksi tubuh secara alami. Contohnya hidrokortison.

Suntikan hidrokortison ke dalam sendi lutut dapat membantu mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa sakit.

2. Viscosuplementasi

Suntikan lutut jenis ini diberikan saat mengalami radang sendi. Berikan cairan sinovial, suntikan ini membantu mengurangi rasa sakit pada peradangan.

3. Regenerative Biologic Agents

Suntikan ini memanfaatkan sel induk dan platelet-rich plasma (PRP). Suntikan ini membantu mengobati cedera pada tulang rawan dan tendon.

Baca juga: 6 Pengobatan Rumahan untuk Meredakan Nyeri Lutut dengan Bahan Alami

Dilansir dari website Washington Orthopaedics & Sports Medicine (WOSM), risiko komplikasi suntik tulut memang sangat rendah, namun ada beberapa hal yang harus kamu ketahui terkait efek samping yang bisa saja terjadi. Berikut ini efek sampingnya:

  • Infeksi
  • Nyeri di tempat suntikan
  • Pasien diabetes mungkin melihat peningkatan sementara glukosa darah mereka dengan suntikan kortikosteroid
  • Pasien dengan tekanan darah yang tidak terkontrol bisa meningkatkan kembali tekanan darah
  • Perubahan pigmentasi kulit di sekitar tempat suntikan
  • Flare pasca injeksi, peningkatan rasa sakit dan peradangan yang terjadi sesaat setelah injeksi yang disebabkan oleh reaksi terhadap bahan yang disuntikkan
  • Pseudo-sepsis, reaksi tipe alergi langka terhadap viscosupplementation yang dapat menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan yang signifikan yang kadang-kadang dapat menyerupai infeksi.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU