Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 28 JULI 2025 • 16:30 WIB

Rajin Pakai Sunscreen Bisa Picu Kanker? Simak Penjelasan Lengkap Dermatologis

Rajin Pakai Sunscreen Bisa Picu Kanker? Simak Penjelasan Lengkap DermatologisIlustrasi pakai sunscreen (Pixabay/AdoreBeautyNZ)

INDOZONE.ID - Pakai sunscreen bisa bikin kanker kulit? Kamu pasti pernah mendengar pernyataan itu.

Stop berasumsi dan percaya karena ga ada hubungannya sunscreen bikin kanker kulit. Melindungi kulit dari sinar matahari itu penting banget, bahkan buat generasi kamu yang hidupnya dekat banget sama outdoor vibes dan skincare routine.

Masih banyak orang, terutama anak muda, yang mikir sunscreen itu cuma penting kalau mau ke pantai atau lagi panas banget. Padahal kenyataannya nggak gitu. 

Yuk kita lurusin beberapa mitos soal sunscreen bareng dr. Kendall Egan, seorang dermatologis dari AS.

Baca juga: Rahasia Kulit Glowing dan Bebas Flek, Bukan Sunscreen dengan SPF Tinggi. Ini Rahasianya!

Mitos 1: Sunscreen Bisa Sebabkan Kanker?

Faktanya: Nope. Sunscreen justru bantu mencegah kanker kulit. American Academy of Dermatology (AAD) bahkan nyaranin kita pakai sunscreen yang broad-spectrum, tahan air, dan punya SPF minimal 30.

Dr. Egan bilang, yang bikin kulit rusak dan berpotensi kanker itu sinar UV, bukan sunscreen-nya. Tapi karena orang kadang ngerasa “aman” setelah pakai sunscreen, mereka jadi lebih lama di bawah matahari. 

"Tabir surya tidak menyebabkan kanker kulit. Namun, orang yang menggunakan tabir surya mungkin menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari, sehingga meningkatkan risiko kanker kulit," kata Egan,” dikutip Medicaldaily. 

Mitos 2: Cuaca Mendung? Gak Perlu Sunscreen

Faktanya: Salah besar. Awan nggak memblokir sinar UV sepenuhnya. Jadi, walau langit lagi abu-abu, sinar UV tetap nyampe ke kulit kamu. Artinya, sunscreen tetap wajib dipakai tiap hari, nggak peduli cuacanya kayak apa.

Baca juga: 5 Rekomendasi Sunscreen Buat Kulit Kering, Berminyak, Sensitif di Bawah Rp50 Ribu


Mitos 3: SPF Tinggi = Gak Perlu Reapply

Faktanya: SPF tinggi bukan alasan buat males reapply. SPF itu cuma ukuran seberapa lama kulit kamu bisa bertahan dari terbakar sinar matahari, tapi efeknya tetap menurun seiring waktu. 

Idealnya, sunscreen itu harus diulang setiap 2 jam, apalagi kalau kamu banyak gerak, berkeringat, atau abis wudhu.

Mitos 4: Kulit Gelap Gak Butuh Sunscreen

Faktanya: Semua warna kulit butuh perlindungan dari sinar UV. Meski kulit gelap punya lebih banyak melanin (zat yang ngasih warna kulit dan bisa kasih sedikit perlindungan alami), tetap aja bisa kena kanker kulit, penuaan dini, dan hiperpigmentasi.

Dr. Egan nyaranin pakai tinted sunscreen, buat proteksi ekstra sekaligus meratakan warna kulit wajah. Menurut dia, tabir surya berwarna merupakan pilihan terbaik untuk melindungi wajah dari dampak sinar UV.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical Daily

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rajin Pakai Sunscreen Bisa Picu Kanker? Simak Penjelasan Lengkap Dermatologis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!