Ilustrasi perempuan yang mengalami gejala kecemasan (freepik).
INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah merasa gelisah, kan? Entah menunggu hasil ujian, menghadapi interview kerja, atau cuma hari-hari yang terasa berat tanpa alasan jelas.
Tapi kalau rasa cemas itu terus muncul, terasa berlebihan, dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, itu bisa jadi tanda kecemasan berat, bukan sekadar gugup biasa.
Tubuh punya alarm alami yang menyalakan mode “fight or flight” saat merasa terancam.
Normalnya, alarm ini hanya aktif kalau benar-benar dibutuhkan. Tapi kalau Kamu mengalami kecemasan berat, alarm ini nyala terus-menerus.
Baca juga: Metode Terapi Hewan, Ketika Satwa Jadi “Teman Penyembuh” Manusia
Akibatnya: jantung berdebar, napas cepat, otot tegang, dan sulit fokus.
Kalau dibiarkan, bisa muncul masalah kesehatan jangka panjang seperti tekanan darah tinggi atau gangguan jantung.
Kecemasan ringan kadang berguna, tapi kalau ekstrem, tanda-tandanya bisa seperti ini :
Baca juga: Rahasia di Balik Memelihara Hewan: 10 Manfaat Luar Biasa untuk Kesehatanmu
Kecemasan berat biasanya muncul karena kombinasi faktor:
Baca juga: Pemkab Batang Gencar Pantau Gizi Ibu dan Anak demi Wujudkan Generasi Bebas Stunting
Segera cari bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater, jika kecemasan mulai mengganggu keseharian hingga memunculkan gejala fisik tanpa alasan medis yang jelas.
Semakin cepat gejala ini ditangani, semakin mudah mengendalikan kecemasan dan menjaga kualitas hidup tetap baik.
Selain menemui tenaga profesional, menjaga ketenangan pikiran bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywellhealth.com