Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 JUNI 2026 • 17:17 WIB

Lagi Viral, Masker LED Bikin Kulit Glowing atau Malah Picu Melasma?

Lagi Viral, Masker LED Bikin Kulit Glowing atau Malah Picu Melasma?Masker LED benarkah bikin kulit glowing atau picu melasma? (facethefuture.co.uk)

INDOZONE.ID - Masker LED menjadi salah satu alat skincare yang lagi viral dan banyak digunakan saat ini. 

Alat ini diklaim mampu membantu mengatasi jerawat, meredakan peradangan, meningkatkan produksi kolagen, hingga membuat kulit tampak lebih cerah. 

Tak heran jika banyak orang rela menghabiskan jutaan rupiah demi mendapatkan manfaat perawatan wajah ala klinik dari rumah. 

Namun, di tengah popularitasnya, muncul keluhan dari sejumlah pengguna yang mengaku mengalami masalah kulit setelah rutin memakai masker LED. 

Alih-alih membuat noda hitam memudar, sebagian orang justru merasa bercak gelap di wajah mereka semakin terlihat.

Lalu, apakah masker LED memang bisa memperburuk melasma? Simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Masker Green Tea Bisa Bikin Kulit Bermasalah? Ini Faktanya!

Kenapa Masker LED Dikhawatirkan Memicu Melasma?

Melasma adalah kondisi ketika kulit memproduksi melanin atau pigmen warna secara berlebihan sehingga muncul bercak cokelat atau keabu-abuan, biasanya di area pipi, dahi, hidung, dan atas bibir. 

Kondisi ini sering dipicu oleh paparan sinar matahari, perubahan hormon, hingga panas berlebih pada kulit. 

Menurut dokter kulit asal New York City, Dendy Engelman, kekhawatiran tersebut bukan sekadar rumor yang beredar di media sosial.

"Saya telah melihat beberapa kasus di mana masker LED untuk penggunaan di rumah memperburuk melasma dan panas kemungkinan menjadi penyebab utamanya," ujar Engelman seperti dilansir Harpers Bazaar, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa melasma sangat sensitif terhadap panas. Beberapa perangkat LED, terutama yang menggunakan teknologi inframerah, dapat menghasilkan suhu yang cukup tinggi pada permukaan kulit.

"Beberapa perangkat LED, terutama yang menggunakan cahaya inframerah, dapat menghasilkan panas yang cukup signifikan untuk mengaktifkan sel-sel pigmen. Bukan panjang gelombang cahayanya yang menjadi masalah, melainkan akumulasi paparan panas dan penggunaan berlebihan yang dapat meningkatkan risikonya," jelasnya.

Dengan kata lain, masalah utamanya bukan pada cahaya LED itu sendiri, melainkan panas yang dihasilkan selama penggunaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Harpers Bazaar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lagi Viral, Masker LED Bikin Kulit Glowing atau Malah Picu Melasma?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!