Selasa, 05 AGUSTUS 2025 • 17:20 WIB

Remaja Purbalingga Melestarikan Seni Tradisional Melalui Padepokan Wisanggeni

Author

Padepokan Wisanggeni di Kabupaten Purbalingga menjadi wadah bagi para remaja untuk melestarikan dan mengembangkan seni tradisional, khususnya kesenian calung dan tari Banyumasan. (Instragram/@padepokan_wisanggeni)

INDOZONE.ID - Padepokan Wisanggeni di Kabupaten Purbalingga menjadi wadah bagi para remaja untuk melestarikan dan mengembangkan seni tradisional, khususnya kesenian calung dan tari Banyumasan. Berdiri sejak tahun 2006, padepokan ini fokus pada pelestarian seni calung dan tari gaya Banyumasan. 

Padepokan Wisanggeni memiliki komitmen tinggi untuk melestarikan dan mengembangkan seni Banyumas. Pendirian Padepokan Wisanggeni didasari oleh keinginan sekelompok seniman untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya warisan leluhur. 

Padepokan Wisanggeni memiliki tujuan menjadi sebuah media, sarana serta upaya para remaja khususnya serta masyarakat pada umumnya dalam memproses pengalaman kreatif dan membangun serta melestarikan budaya kesenian sehingga dapat berdampak terhadap identitas budaya khas Banyumasandi Kabupaten Purbalingga. 

Padepokan ini dibentuk untuk memberikan wadah bagi generasi penerus yang memiliki bakat di bidang seni agar dapat berkembang secara optimal.

Baca juga: Usia Berapa Sebaiknya Mulai Cek Kolesterol? Ini Penjelasan Dokter Jantung

Slogan mereka adalah "Panggonane kumpul seduluran remaja kalih nguri-nguri seni calung & tari neng Purbalingga" yang artinya tempat berkumpulnya persaudaraan remaja sambil melestarikan seni calung dan tari di Purbalingga.

Padepokan Wisanggeni merekrut anggota remaja yang merupakan generasi muda kelahiran 2001 hingga sekarang.

Ketua Padepokan Wendo Setiono, S.Sn., yang dahulu pernah menjadi seorang guru seni budaya di SMPN 1 Bobotsari, melatih murid-muridnya yang tergabung dalam ekstrakurikuler Karawitan "Antasena" untuk menjadi pengrawit atau pengiring tari di padepokan. 

Sementara itu, istrinya, Susiati, S.Sn., yang juga mengajar tari di SMPN 3 Purbalingga atau SMAN 1 Purbalingga, merekrut murid-muridnya untuk menjadi anggota penari di Padepokan Wisanggeni. Keanggotaan padepokan ini juga terbuka untuk masyarakat umum di Purbalingga.

Baca juga: 7 Spot Menarik di Taman Wisata Alam Gunung Pancar yang Asyik Dijelajahi Weekend Ini

Upaya pelestarian seni Banyumasan di Padepokan Wisanggeni dilakukan melalui tiga tahap:

  • Pelatihan tari di Sanggar Wisanggeni.
  • Pementasan tari dan calung.
  • Pengembangan dalam manajemen, sarana dan prasarana, gerak, dan busana.

Visi Padepokan Wisanggeni Purbalingga, yaitu (Antani, 2018:53) “Remaja adalah Generasi Penerus yang harus memiliki semangat mengambangkan dan melestarikan seni budaya daerah” dan “Seni Tradisi memiliki spectrum nilai budaya, nilai kebatinan yang mencakup etika (moral) dan estetika (rasa keindahan) yang tak terpisahkan”.

Sedangkan Misi dari Padepokan Wisanggeni Purbalingga sendiri, yaitu  (Antani, 2018:53-54) memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan bakatnya melalui bimbingan dan latihan, memberikan motivasi kepada para siswa untuk berkreativitas dengan memberikan kesempatan dan ajang untuk mengekspresikan kreativitasnya melalui pergelaran/pementasan, dan dengan padepokan, maka akan tercipta apresiasi masyarakat terhadap seni tradisi, sehingga akan muncul rasa cinta yang diharapkan akan tertanam rasa handarbeni terhadap seni tradisi warisan budaya bangsa yang memiliki nilai adi dan luhur sebagai identitas jati diri bangsa.

Padepokan Wisanggeni telah menciptakan berbagai karya tari, seperti Tari Lenggasor, Tari Gambyong Siji Lima, Tari Ranggawis, dan masih banyak lagi. Karya-karya mereka telah dipentaskan di berbagai acara dan festival, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. 

Atas dedikasi dan kreativitasnya, Padepokan Wisanggeni juga telah menerima beberapa penghargaan, termasuk Juara I Festival Tari Unggulan Daerah Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan nominasi sebagai 13 Penyaji Terbaik Nasional pada Parade Tari Nusantara 2013.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pendidikan Seni Tari S-1

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU