Jumat, 19 JUNI 2026 • 00:00 WIB

Contoh Teks Ujub Kenduri Bahasa Jawa untuk Berbagai Hajat

Author

Ilustrasi. Masyarakat sedang melakukan adat istiadat kenduri.

INDOZONE.ID - Di tengah laju modernisasi, masyarakat Jawa baik di pedesaan maupun di perkotaan masih sangat memegang teguh tradisi leluhur. Salah satu tradisi yang tak lekang oleh waktu adalah kenduri atau slametan. Acara ini merupakan wujud syukur, doa, sekaligus wadah silaturahmi antarwarga saat seseorang memiliki hajat tertentu, seperti pernikahan, kelahiran anak, menempati rumah baru, hingga mendoakan arwah keluarga yang telah berpulang.

Dalam praktiknya, acara kenduri tidak bisa langsung dimulai begitu saja dengan doa. Terdapat sebuah tata krama pembuka yang sangat penting, yaitu ujub kenduri atau ijab kenduri.

Bagi Anda yang ditunjuk mewakili shohibul hajat (tuan rumah) namun masih bingung menyusun kata-katanya, INDOZONE telah merangkum contoh teks ujub kenduri berbahasa Jawa yang lengkap, mudah dipahami, serta memiliki alur yang terstruktur.

Apa Itu Ujub Kenduri?

Ujub atau ijab kenduri adalah rangkaian pidato atau kalimat pengantar yang diucapkan oleh perwakilan tuan rumah guna menyerahkan jalannya acara kepada pemuka agama (Kyai/Modin). Ujub berfungsi untuk menyatakan secara gamblang apa niat atau hajat dari tuan rumah, sehingga para tamu yang hadir dapat mengamini dan mendoakan dengan niat yang spesifik.

Untuk mempermudah pemahamanannya, berikut adalah tabel struktur utama yang wajib ada dalam sebuah teks ujub kenduri:

Urutan Struktur Ujub Penjelasan Makna & Isi
1. Pembukaan (Mukadimah) Mengucapkan salam, basmalah, dan puji-pujian kepada Allah SWT serta selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
2. Penghormatan Menyapa dan menghormati para sesepuh, tokoh agama, dan seluruh tamu undangan yang hadir.
3. Atur Panuwun (Terima Kasih) Mengucapkan terima kasih atas kesediaan warga meluangkan waktu untuk hadir.
4. Wedharing Gati (Inti Hajat) Menyebutkan secara spesifik niat tuan rumah (misal: syukuran rumah, kirim doa arwah, atau selamatan bayi).
5. Atur Pangapunten (Permintaan Maaf) Memohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan maupun hidangan yang disajikan.
6. Penyerahan (Pasrah) Mempersilakan tokoh agama/modin untuk mulai memimpin doa (tahlil/tahmid) sekaligus menutup ujub.

Contoh Teks Ujub Kenduri Bahasa Jawa Lengkap

Berikut adalah draf teks ujub kenduri bahasa Jawa lengkap yang menggunakan tata bahasa Krama Inggil (halus). Teks ini sangat sopan dan lazim digunakan di berbagai wilayah berbudaya Jawa:

Bismillahirrohmanirrohim.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillahirobbil ‘alamin, wasshalaatu wassalaamu ‘alaa asyrafil anbiyaa-i wal mursaliin, wa’alaa aalihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du.

Nuwun, dhumateng para pinisepuh, sesepuh, bapak-bapak, saha sedherek sedaya ingkang satuhu kinurmatan.

Keparenga kula matur wonten ngarsa panjenengan sedaya, minangka talanging basa saking Bapak/Ibu [Sebutkan Nama Tuan Rumah] sakkeluarga.

Ingkang sepisan, Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] ngaturaken puji syukur dhumateng Gusti Allah SWT, saha ngaturaken agunging panuwun dhumateng panjenengan sedaya awit saking karinganan manah sampun kersa rawuh ing dalu/siang punika. Mugi-mugi jangkah panjenengan sedaya saking dalem dumugi mriki kacathet minangka amal ibadah saha pikantuk ganjaran saking Allah SWT.

Ingkang kaping kalih, Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] nyuwun tambahing donga pangestu dhumateng para rawuh sedaya, bilih ing wekdal punika panjenenganipun kagungan hajat nun inggih nindakaken syukuran/milujengi [Sebutkan jenis hajat: misal, kintun donga kangge almarhum Bapak/Ibu... / syukuran wiyosan putro / syukuran griya enggal].

Kanthi pangajab, mugi-mugi lantaran panjurung donga saking para jamaah sedaya, menapa ingkang dados panyuwun saha sedya saenipun Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] saged diijabahi dening Allah SWT. Pinaringan wilujeng, tebih saking sambikala, lancar anggenipun pados rezeki, saha tansah pikantuk barokah.

Ingkang kaping tiga, mbok bilih anggenipun nampi rawuh panjenengan sedaya, wonten kirang subasita, saha papan dedaleme, bapak/ibu sakkeluarga nyuwun agunging samodra pangaksami.

Pungkasaning atur, wekdal saha panindakipun adicara donga tahlil kula sumanggahaken dhumateng Bapak Kyai / Bapak Modin [Sebutkan Nama Pemuka Agama]. Kula nyuwun pamit badhe ndherek lenggah.

Cekap semanten atur kula, bilih wonten kalepatan nyuwun pangapunten.
Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Terjemahan Bahasa Indonesia

Bagi Anda yang mungkin belum terlalu fasih berbahasa Jawa, berikut adalah terjemahan dari teks di atas agar Anda benar-benar memahami makna mendalam yang diucapkan:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah... (Membaca mukadimah Arab).

Yang saya hormati para sesepuh, tokoh agama, bapak-bapak, dan saudara sekalian yang berbahagia.
Perkenankanlah saya berbicara di hadapan Anda semua, sebagai penyambung lidah mewakili Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] sekeluarga.

Pertama, Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan Anda semua meluangkan waktu untuk hadir siang/malam ini. Semoga langkah Anda dari rumah hingga ke sini dicatat sebagai amal ibadah dan mendapat balasan pahala dari Allah SWT.

Kedua, Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] memohon doa restu dari hadirin sekalian, bahwa pada kesempatan ini beliau memiliki hajat mengadakan syukuran/selamatan untuk [Sebutkan hajatnya].

Harapannya, melalui dorongan doa dari para jamaah sekalian, semoga semua niat baik Bapak/Ibu [Nama Tuan Rumah] dikabulkan oleh Allah SWT. Diberikan keselamatan, dijauhkan dari musibah, dilancarkan rezekinya, dan senantiasa mendapat berkah.

Ketiga, apabila dalam penerimaan kehadiran Anda semua terdapat kekurangan dalam tata krama, penyajian hidangan, maupun tempat duduk, beliau sekeluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Terakhir, waktu dan jalannya acara doa tahlil sepenuhnya saya serahkan kepada Bapak [Nama Pemimpin Doa]. Saya mohon undur diri untuk ikut duduk kembali bersama jamaah.

Cukup sekian dari saya, jika ada salah kata saya memohon maaf.
Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tata Krama Tambahan Saat Menyampaikan Ujub

Sebagai perwakilan tuan rumah, penampilan dan sikap Anda saat membacakan ujub akan sangat diperhatikan oleh para tamu. Pastikan Anda mengenakan pakaian yang rapi dan sopan (disarankan mengenakan peci/kopiah, kemeja rapi, atau sarung).

Selain itu, sampaikan ujub dengan posisi duduk bersila dengan tegap namun merunduk sebagai tanda hormat. Gunakan intonasi suara yang tenang, jelas, dan tidak terburu-buru. Setelah ujub selesai dibacakan dan diserahkan kepada Mbah Modin atau Kyai, acara akan dilanjutkan dengan zikir, pembacaan Surah Yasin (jika untuk orang meninggal), Tahlil, dan ditutup dengan doa bersama. Setelah itu, barulah hidangan atau berkat dibagikan dan dinikmati bersama.

Melestarikan budaya kenduri dan ujub ini berarti kita turut merawat nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, yakni gotong royong, rasa syukur, dan kerukunan antar tetangga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU