Rabu, 24 JUNI 2026 • 20:05 WIB

Kemenkebud Gelar Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026: Libatkan Ribuan Peserta, Bukti Dongeng Masih Diminati Generasi Muda

Author

 Perhelatan Puncak Apresiasi Karya Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 di Graha Utama Gedung A, Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, Rabu (24/6/2026). (INDOZONE/Akbar Hidayatullah)

INDOZONE.ID - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenkebud RI) menggelar Puncak Apresiasi Karya Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 di Graha Utama Gedung A, Kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini digelar untuk mendorong pelestarian cerita rakyat melalui pendekatan digital, sekaligus mengajak generasi muda kembali mengenal tradisi bercerita yang telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia.

Antusiasme Peserta Buktikan Cerita Rakyat Masih Diminati 

Acara diawali dengan pemutaran video perjalanan para peserta, yang menampilkan beragam karya dongeng cerita rakyat dari berbagai kelompok usia.

Baca juga: Contoh Teks Ujub Kenduri Bahasa Jawa untuk Berbagai Hajat

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah karya yang masuk selama periode kegiatan berlangsung. Banyaknya peserta yang mengirimkan video dongeng, dinilai membuktikan cerita rakyat masih memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia.

Ketua Gerakan Indonesia Bercerita, Neno Warisman, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar wadah untuk berkompetisi, melainkan bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali budaya bertutur di tengah masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekedar lomba, tapi langkah dari Gerakan Indonesia Bercerita untuk menanamkan kembali budaya bercerita kepada generasi Z dan generasi Alpha," ujarnya.

Neno menambahkan, penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi salah satu alternatif kegiatan positif bagi masyarakat.

Ia berharap minat dan kreativitas masyarakat dapat tersalurkan melalui aktivitas yang mendukung pelestarian budaya sekaligus memberikan dampak sosial positif.

Baca juga: Menag Ajak Umat Jadikan 1 Muharram 1448 H Momentum Transformasi Diri Bangun Masyarakat Inklusif

Fadli Zon: "Tradisi Lisan Adalah Warisan Budaya Bangsa"

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa tradisi lisan merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat berharga.

Menurutnya, berbagai cerita yang dahulu sering disampaikan oleh orang tua dan kakek-nenek kepada anak cucunya, merupakan bagian penting dari identitas budaya bangsa.

"Tradisi lisan adalah salah satu kekayaan dan warisan yang kuat dari Indonesia. Cerita-cerita yang diturunkan secara lisan ini merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu terus dijaga," katanya.

Dongeng Mampu Perkuat Karakter Generasi Muda

Menurut Fadli, kegiatan mendongeng tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki manfaat edukatif. Dongeng dinilai mampu merangsang kerja otak, meningkatkan konsentrasi, sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda.

Selain itu, ia berharap cerita rakyat Indonesia dapat terus dieksplorasi dalam berbagai bentuk, termasuk didokumentasikan dan diterjemahkan ke bahasa asing agar semakin dikenal.

"Kita berharap cerita-cerita rakyat ini terus dikembangkan. Bukan tidak mungkin nantinya bisa dibukukan, termasuk dalam bahasa Inggris, sehingga dapat dikenal lebih luas," ujarnya.

Baca juga: Intip Kehidupan Pelosok Desa Wamana Baru: 1 Rumah Beda Agama hingga Minim Internet

Cerita Rakyat Diharapkan Terus Hidup di Era Digital

Fadli juga menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 sebagai bukti, bahwa cerita rakyat masih memiliki peminat yang kuat.

Menurutnya, itu menjadi sinyal positif bahwa tradisi lisan Indonesia masih dapat dibangkitkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui berbagai pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

"Antusiasme peserta membuktikan bahwa cerita rakyat masih diminati. Tradisi lisan Indonesia masih memiliki peluang besar untuk terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU