7 Manfaat Jus Alpukat dan Pisang untuk Kesehatan Tubuh yang Wajib Kamu Tahu (Freepik/ Racool_studio)
INDOZONE.ID - Jus alpukat dan pisang adalah perpaduan yang enak dan kaya nutrisi. Di balik rasanya yang lezat, jus ini kaya akan vitamin A, B, C, E, serta mineral penting seperti kalium, magnesium, dan serat.
Minuman ini cocok banget buat kamu yang ingin hidup lebih sehat. Selain bikin kenyang lebih lama, jus ini juga bantu jaga energi, menjaga kesehatan kulit, dan dukung kesehatan jantung.
Yuk, simak apa saja manfaat dari jus alpukat dan pisang berikut ini!
ilustrasi Jus Alpukat dan Pisang (Freepik)
Vitamin B6 yang terkandung dalam pisang penting untuk kesehatan otak. Nutrisi ini bantu produksi hormon serotonin dan dopamin yang baik untuk suasana hati.
Ditambah dengan lemak sehat dari alpukat, aliran darah ke otak pun jadi lebih lancar. Hasilnya, kamu bisa lebih fokus dan tidak gampang stres.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Seledri dan Apel untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Nutrisi!
Pisang kaya akan kalium dan magnesium, dua mineral penting untuk kekuatan otot dan kepadatan tulang. Kalium juga membantu mencegah kram otot.
Alpukat mengandung vitamin K yang berperan dalam menjaga tulang tetap padat dan sehat. Jus ini bagus untuk orang dewasa hingga lansia untuk menjaga kekuatan tubuh.
Alpukat mengandung vitamin E dan antioksidan yang membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Vitamin ini juga melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi.
Pisang mengandung vitamin C dan B kompleks yang membantu memperbaiki tekstur kulit dan mencegah munculnya jerawat. Jus ini bisa jadi solusi alami untuk kulit sehat dari dalam.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Pir dan Jeruk untuk Kesehatan, Bantu Detoks Racun di Tubuh!
ilustrasi Jus Alpukat dan Pisang (Half Your Plate)
Meski alpukat mengandung lemak, tapi lemaknya adalah jenis lemak baik yang tidak membuat gemuk. Lemak ini juga membantu mengontrol nafsu makan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline