Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 JULI 2026 • 20:55 WIB

Stres dan Tekanan Emosional Bisa Membuatmu Kesulitan untuk Berbicara, Ini Penjelasannya!

Stres dan Tekanan Emosional Bisa Membuatmu Kesulitan untuk Berbicara, Ini Penjelasannya!Ilustrasi kesulitan berbicara karena stres. (freepik)

INDOZONE.ID - Pernah merasa tenggorokan seperti tercekat ketika ingin mengatakan sesuatu yang penting? 

Atau suara mendadak melemah saat harus mengungkapkan pendapat, menolak permintaan orang lain, atau menyampaikan isi hati?

Banyak orang mengira kondisi ini hanya disebabkan rasa gugup. Padahal, dalam beberapa kasus, respons tersebut bisa berkaitan dengan pengalaman emosional yang telah terbentuk sejak lama.

Psikolog menjelaskan bahwa orang yang tumbuh di lingkungan penuh tekanan atau terbiasa “dibungkam” sering kali membawa pola tersebut hingga dewasa. 

Baca juga: Obsesi untuk "Sempurna" Bisa Picu Sakit Kepala yang Datang dan Pergi

Ketika sejak kecil seseorang merasa tidak aman untuk berbicara, otaknya akan belajar bahwa diam adalah cara terbaik untuk melindungi diri.

Akibatnya, kebiasaan menahan perasaan perlahan menjadi bagian dari cara seseorang menghadapi berbagai situasi, bahkan ketika ancaman itu sebenarnya sudah tidak ada lagi.

Kebiasaan Menahan "Bersuara" Bisa Terbawa Sampai Dewasa

Anak yang sering dikritik, dimarahi saat mengutarakan pendapat, atau merasa emosinya tidak pernah didengarkan biasanya akan belajar satu hal: berbicara bisa mendatangkan masalah. 

Tanpa disadari, keyakinan tersebut terus terbawa hingga dewasa. Saat ingin menyampaikan pendapat kepada pasangan, keluarga, teman, atau rekan kerja, muncul konflik di dalam diri.

Baca juga: Dada Sering Nyeri Tanpa Sebab Medis? Bisa Jadi Ini Alarm dari Luka Hati yang Belum Sembuh!

Di satu sisi, ada keinginan untuk jujur dan didengar. Namun di sisi lain, muncul rasa takut ditolak, dianggap salah, atau memicu pertengkaran.

Tarik-ulur inilah yang akhirnya membuat tubuh ikut bereaksi. Otot-otot di area leher dan tenggorokan menegang, napas menjadi lebih pendek, dan sebagian orang merasa suaranya seperti tertahan sebelum sempat keluar.

Penelitian Membuktikan Stres Memang Bisa Mempengaruhi Suara

Hubungan antara tekanan emosional dan gangguan pada suara ternyata bukan sekadar dugaan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Speech, Language, and Hearing Research oleh Leah B. Helou, Clark A. Rosen, Wei Wang, dan Katherine Verdolini Abbott (2018) menemukan bahwa stres psikologis dapat meningkatkan aktivitas otot intrinsik laring, yaitu otot-otot yang berperan penting dalam menghasilkan suara. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Stres dan Tekanan Emosional Bisa Membuatmu Kesulitan untuk Berbicara, Ini Penjelasannya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!