INDOZONE.ID - Berolahraga memang penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun, ada beberapa olahraga yang tidak boleh dilakukan setiap hari karena justru bisa menimbulkan masalah pada otot, sendi, maupun daya tahan tubuh.
Berikut lima jenis olahraga yang sebaiknya tidak dilakukan setiap hari.
Ilustrasi lari jarak jauh. (freepik)
Olahraga angkat beban memang efektif untuk membentuk otot dan meningkatkan kekuatan. Namun, kenapa tidak boleh latihan beban setiap hari? Karena otot, sendi, dan ligamen membutuhkan waktu untuk pulih setelah mendapat tekanan berat.
Jika angkat beban dipaksakan setiap hari, risiko overtraining akan meningkat. Dampaknya bisa berupa kelelahan ekstrem, penurunan performa, hingga cedera serius. Idealnya, latihan beban dilakukan dengan jeda 1-2 hari agar pemulihan otot lebih optimal.
Baca juga: Gak Cuman Bikin Badan Sehat, Ini 5 Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental
Lari jarak jauh adalah olahraga kardio yang ampuh untuk membakar kalori. Tapi jika dilakukan setiap hari, tekanan berulang pada persendian bisa menyebabkan cedera stres. Selain itu, olahraga intens semacam ini juga dapat menurunkan daya tahan tubuh jika tidak disertai istirahat cukup.
Agar tetap aman, lakukan lari jarak jauh beberapa kali seminggu. Selang-seling dengan latihan ringan dapat menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh berlebihan.
Baca juga: 5 Zodiak yang Suka Olahraga demi Jaga Kebugaran Tubuh, Yuk Semangat!
HIIT termasuk salah satu olahraga intensitas tinggi setiap hari yang paling berisiko bila tidak diimbangi dengan recovery. Meski cepat membakar lemak, latihan ini bisa membuat otot kaku, tubuh kelelahan, bahkan cedera pada persendian.
Sebaiknya HIIT cukup 2-3 kali dalam seminggu, lalu diselingi olahraga ringan seperti yoga atau jalan santai agar tubuh tetap bugar tanpa kehilangan waktu pemulihan.
Bersepeda memang menyenangkan, tetapi melakukannya dalam durasi panjang setiap hari bisa memberi tekanan berlebih pada punggung bawah, leher, serta lutut. Posisi membungkuk terlalu lama juga berisiko menimbulkan ketegangan otot dan nyeri sendi.
Untuk mencegah cedera, atur jadwal bersepeda dengan bijak. Sisipkan hari istirahat agar tubuh punya kesempatan memulihkan diri.
Push-up memang praktis dan bermanfaat untuk memperkuat otot dada, bahu, serta lengan. Namun, bila dilakukan terlalu banyak setiap hari, bisa menyebabkan ketidakseimbangan otot. Selain itu, pergelangan tangan dan bahu rawan cedera karena beban berulang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nixhealthcare.org