Ilustrasi ibu menyusui bayi. (Freepik)
INDOZONE.ID - Buat Kamu yang baru jadi orang tua atau lagi research, pasti sering banget dengar kalimat “Bayi baru lahir harus minum ASI tiap 2 jam.”
Tapi kenapa sih? Apa itu cuma mitos? Atau ada alasan medis yang kuat? Yuk, kita bahas!
Awalnya yang perlu Kamu tahu, perut bayi baru lahir itu kecil banget, kira-kira cuma sebesar bola pingpong.
Karena ukurannya mini, isi yang bisa masuk juga sedikit, sekitar 20–30 ml ASI sekali minum di hari-hari pertama.
Jadi wajar banget kalau bayi kelihatan sering menyusu, karena perutnya cepat kosong dan dia cepat lapar lagi.
Baca juga: Bahaya Dehidrasi Tetap Mengintai walau Memasuki Musim Hujan, Ini Pentingnya Minum Air Buat Kesehatan
Selain itu, ASI dicerna sangat cepat oleh tubuh bayi. Makanya, bayi baru lahir biasanya ingin menyusu setiap 2–3 jam, bahkan kadang lebih sering.
Hal ini bukan berarti ASI Kamu kurang, justru itu tanda kalau bayi sedang butuh banyak energi untuk tumbuh dan beradaptasi dengan dunia barunya.
Nah, ini poin yang sering bikin orang tua bingung “kenapa harus setiap 2 jam?”
Jawabannya ada dua:
ASI itu diproduksi berdasarkan prinsip supply and demand, alias permintaan dan penawaran.
Baca juga: Raja Charles III Cerita Pengalaman Berjuang Lawan Kanker, Deteksi Dini Jadi Pesan Penting
Jadi, kalau bayi sering menyusu, tubuh ibu akan “nangkap sinyal” bahwa ASI perlu diproduksi lebih banyak.
Hormon prolaktin, yang bertugas bikin ASI, bakal meningkat setiap kali bayi menyusu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber