7 Manfaat Serai untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui (freepik/jcomp)
INDOZONE.ID - Serai adalah salah satu tanaman rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masakan. Selain memberikan aroma yang harum, serai juga mengandung berbagai nutrisi dan senyawa alami yang baik untuk kesehatan.
Serai mengandung senyawa alami seperti citral, geraniol, dan antioksidan yang dipercaya baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
Tidak heran, jika serai sering diolah menjadi teh, minuman herbal, atau campuran jamu tradisional.
Berikut ini adalah, 7 manfaat serai untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui:
Aroma segar dari serai memiliki efek relaksasi yang menenangkan pikiran. Rebusan herbal ini merangsang pelepasan serotonin untuk memperbaiki suasana hati yang sedang tidak stabil.
Efek menenangkannya sangat efektif membantu meredakan rasa cemas berlebih. Minum air serai hangat sebelum tidur membuat tubuh rileks dan tidur menjadi jauh lebih nyenyak.
Baca juga: 7 Manfaat Gambir untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan
Serai memiliki sifat diuretik alami yang dapat membantu melancarkan buang air kecil. Proses ini membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan dan sisa metabolisme.
Dengan fungsi ginjal dan hati yang tetap terjaga, tubuh dapat bekerja lebih optimal. Meski begitu, serai sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Serai mengandung senyawa aktif yang membantu menekan penyerapan kolesterol. Zat ini bekerja mencegah penumpukan lemak jahat pada dinding pembuluh darah Kamu.
Kadar kolesterol yang stabil membuat aliran darah tetap lancar. Kesehatan jantung pun terjaga dengan baik sehingga Kamu bebas beraktivitas setiap hari.
Sifat antibakteri pada serai ampuh membasmi kuman penyebab bau mulut. Ramuan ini juga efektif mencegah pembentukan plak dan kerusakan pada gigi Kamu.
Gusi menjadi lebih sehat dan napas terasa segar sepanjang hari. Kamu bisa memanfaatkan air rebusan serai sebagai obat kumur alami yang sangat aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline