Ilustrasi cara menghitung usia kehamilan yang tepat dan mudah (Freepik)
INDOZONE.ID - Mengetahui usia kehamilan sangat penting untuk memantau perkembangan janin dan menentukan jadwal pemeriksaan ke dokter atau bidan.
Dengan mengetahui usia kehamilan, ibu juga dapat memperkirakan waktu persalinan serta memahami perubahan yang terjadi selama masa kehamilan.
Lalu, bagaimana cara menghitung usia kehamilan dengan benar? Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca juga: Banyak Kehamilan Usia Dini di Indonesia, Dokter: Kurangnya Edukasi Seks
Usia kehamilan adalah lamanya waktu kehamilan yang dihitung sejak hari pertama terakhir (HPHT) hingga hari ini.
Metode ini umum digunakan oleh tenaga medis meskipun pembuahan biasanya terjadi sekitar dua minggu setelah haid terakhir.
Untuk menghitung usia kehamilan, metode yang banyak digunakan saat ini adalah patokan pada tanggal menstruasi terakhir.
Hari pertama haid terakhir (HPHT) dianggap sebagai hari pertama usia kehamilan.
Biasanya, seorang wanita akan menjalani kehamilan sekitar 280 hari atau 40 minggu sejak HPHT.
Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghitung usia kehamilan.
Cara paling umum dan mudah dilakukan adalah menggunakan metode HPHT. Berikut langkah-langkahnya:
Contoh:
Jika HPHT jatuh pada 1 Januari dan hari ini tanggal 1 Maret, maka usia kehamilan adalah sekitar 8 minggu.
Baca juga: Berapa Kali USG yang Dianjurkan Dokter Selama Masa Kehamilan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Whattoexpect.com