INDOZONE.ID - Kehamilan adalah perjalanan luar biasa yang penuh momen haru. Salah satu momen yang paling ditunggu para bumil (ibu hamil) adalah saat melakukan USG (ultrasonografi) untuk melihat si kecil di dalam perut. Namun, sering kali muncul pertanyaan, “Berapa kali sih sebaiknya saya USG selama masa kehamilan?”
Ada anggapan bahwa semakin sering USG maka semakin baik, tapi tunggu dulu! Yuk, kita bahas jadwal USG yang dianjurkan dokter secara medis, alasan setiap trimester memiliki tujuan berbeda, serta jumlah USG yang termasuk normal berdasarkan panduan medis internasional.
USG adalah pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara untuk melihat kondisi janin dan organ di dalam rahim. Metode ini aman, tidak menggunakan radiasi, dan biasanya menjadi bagian standar antenatal care (perawatan sebelum melahirkan). USG memiliki banyak manfaat, antara lain:
Jawaban singkatnya, jumlah USG yang biasanya dianjurkan adalah 1 sampai 3 kali selama masa kehamilan normal. Jumlah ini tergantung pada kebutuhan medis, terutama jika kehamilan tergolong low-risk (risiko rendah).
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG):
Hampir semua ibu hamil disarankan melakukan setidaknya satu atau dua USG selama kehamilan jika semuanya berjalan normal. Biasanya dilakukan pada trimester pertama dan trimester kedua, yang sering disebut sebagai dating scan dan anomaly (anatomi) scan.
Dokter dapat menambahkan USG ketiga atau lebih jika diperlukan, misalnya pada kehamilan berisiko tinggi, adanya komplikasi, atau untuk memantau perkembangan khusus janin.
Baca juga: Mengenal 3 Jenis USG dan Kegunaannya
Berikut timeline umum yang dianjurkan pada kehamilan sehat:
USG pertama biasanya dilakukan pada usia kehamilan sekitar 6–9 minggu. Pemeriksaan ini disebut early scan atau dating scan. Tujuannya:
Pemeriksaan ini penting agar dokter dapat menghitung usia kehamilan dan tanggal perkiraan lahir (HPL) dengan tepat.
Pemeriksaan ini disebut anomaly (anatomi) scan dan merupakan USG paling penting serta paling detail selama kehamilan. Fokus pemeriksaannya meliputi:
USG ini biasanya menjadi momen yang paling dinantikan calon orang tua karena sudah bisa melihat detail perkembangan tubuh bayi.
Trimester ketiga berlangsung pada usia kehamilan sekitar 28–40 minggu. Dokter terkadang menyarankan USG tambahan pada fase ini, tetapi tidak selalu dilakukan pada setiap ibu hamil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline.com, Clevelandclinic.org