Ilustrasi KB suntik 3 bulan. (Freepik)
INDOZONE.ID - KB suntik 3 bulan atau Depo Medroxyprogesterone Acetate/DMPA, adalah salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak dipilih karena praktis dan efektif mencegah kehamilan.
Cukup satu suntikan setiap 12 minggu, dan perlindungan terhadap kehamilan bisa mencapai lebih dari 99% jika digunakan dengan benar.
Namun, meski efektif, tidak semua tubuh merespons hormon progesteron sintetis dengan cara yang sama. Pada sebagian wanita, muncul tanda-tanda tubuh tidak cocok menggunakan KB suntik 3 bulan yang bisa mengganggu kenyamanan bahkan kesehatan.
Pertanyaannya, mana yang termasuk efek samping normal, dan mana yang harus diwaspadai?
Mari kita bahas secara lengkap di bawah ini.
KB suntik 3 bulan memang memiliki efek samping umum, sehingga kamu tidak perlu panik saat mulai memakai alat kontrasepsi ini.
Efek sampingnya tergolong normal, terutama dalam 3–6 bulan pertama pemakaian. Adapun beberapa efek yang masih dianggap wajar antara lain sebagai berikut.
Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan hormon, sehingga memunculkan efek samping tersebut. Namun jika gejala semakin berat atau berlangsung lama, itu bisa menjadi tanda tubuh tidak cocok, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.
Baca juga: Pil KB Pria Bebas Hormon Pertama Sukses Uji Coba pada Manusia
Adapun gejala yang perlu diperhatikan secara serius antara lain sebagai berikut.
Perubahan haid memang umum terjadi. Namun ada hal-hal yang perlu diwaspadai, seperti berikut ini.
Jika perdarahan terlalu berat atau berlangsung lama, kondisi ini bisa menyebabkan anemia. Kalau kamu mengalami pendarahan abnormal, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
KB suntik 3 bulan dapat meningkatkan nafsu makan karena efek hormon progesteron. Namun, kenaikan berat badan yang drastis, misalnya lebih dari 5–7 kg dalam beberapa bulan, bisa menjadi tanda tubuh tidak cocok menggunakannnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aido