Ilustrasi cemburu. (goodtheraphy.com)
INDOZONE.ID - Siapa bilang cemburu selalu buruk? Sedikit rasa cemburu justru bisa menunjukkan bahwa kamu peduli pada pasangan. Misalnya, merasa sedikit tidak nyaman saat dia berbicara dengan orang lain itu wajar dan normal.
Namun, hati-hati. Jika cemburu sudah berlebihan, hal itu bisa menjadi racun bagi hubungan. Pasangan yang terus-menerus curiga tanpa alasan jelas dapat membuat pasangannya merasa terkekang, bahkan tidak dicintai. Akibatnya, pertengkaran mudah muncul, komunikasi terganggu, dan lama-kelamaan rasa percaya hancur. Studi juga menyebutkan bahwa cemburu berlebihan termasuk salah satu penyebab paling umum putus cinta.
Selain itu, cemburu juga menguras emosi. Kamu bisa merasa cemas, marah, atau sedih, dan suasana hati yang buruk ini bisa terbawa ke pekerjaan, pertemanan, hingga kehidupan sehari-hari.
Contohnya, jika kamu cemburu karena pasangan hangout dengan teman, cobalah berbicara santai dan tenang, bukan langsung menuduh. Cara ini justru dapat membuat hubungan lebih kuat.
Baca juga: Cemburu sama Anak, Pasangan Suami Istri Tak Saling Bicara selama 20 Tahun
Kunci agar tidak terbawa emosi adalah belajar mengenali dan mengontrol rasa cemburu. Awalnya memang sulit, tetapi jika terbiasa, hubungan akan lebih sehat dan pikiran menjadi lebih damai.
Langkah praktisnya:
Misalnya, kamu cemburu karena teman lebih sukses. Coba tulis perasaanmu. Kamu mungkin menyadari bahwa masalahnya bukan pada temanmu, tetapi pada target pribadimu sendiri. Fokus pada diri sendiri lebih efektif daripada membandingkan diri.
Baca juga: 6 Cara Mengatasi Rasa Cemburu agar Hubungan Tetap Harmonis
Jika cemburu sudah menjadi kebiasaan, dampaknya bisa serius. Biasanya hal ini muncul dari rasa tidak aman atau pengalaman masa lalu, seperti pernah dikhianati. Jika dibiarkan, cemburu kronis dapat mengganggu kualitas hidup dan hubungan.
Tips mengatasi cemburu yang mengganggu:
Contohnya, jika kamu cemburu karena saudara lebih sukses, alihkan fokus ke pencapaianmu sendiri, seperti menyelesaikan proyek atau membantu orang lain. Perlahan, rasa cemburu akan berkurang, mental lebih sehat, dan hubungan tetap harmonis.
Cemburu memang bagian dari cinta. Namun, jika berlebihan, hal itu bisa menjadi racun bagi hubungan dan kesehatan mental. Kuncinya adalah menyadari, mengendalikan, dan fokus pada diri sendiri. Dengan begitu, hubungan akan lebih harmonis, emosi lebih stabil, dan hidup terasa lebih tenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Startmywellness.com