Ilustrasi kelelahan setelah bangun tidur. (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah merasa capek terus meski tidak banyak aktivitas? Hati juga rasanya kosong, tapi kamu bingung: ini cuma kurang tidur atau tanda sesuatu yang lebih serius?
Faktanya, rasa lelah berkepanjangan sering kali berkaitan erat dengan depresi. Kondisi ini membuat banyak orang sulit membedakan antara sekadar kelelahan biasa dan gangguan mental yang butuh perhatian serius.
Depresi adalah gangguan suasana hati yang bisa memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, hingga berperilaku. Dampaknya tidak hanya emosional, tetapi juga fisik termasuk rasa lelah yang terus menghantui.
Penyebabnya pun kompleks, bisa berasal dari:
Bahkan, kejadian besar yang terjadi sekali saja juga bisa memicu depresi.
Baca juga: Sering Capek Padahal Sudah Istirahat? Ini 5 Cara Mengatasi Lelah Kronis Biar Tetap Bisa Produktif
Banyak orang mengira fatigue itu sama dengan ngantuk. Padahal berbeda.
Fatigue adalah kondisi kelelahan ekstrem yang membuat tubuh terasa berat, energi drop, dan sulit beraktivitas bahkan setelah istirahat. Ini bisa dipicu oleh:
Ini bukan cuma soal perasaan, ada penjelasan ilmiahnya. Depresi memengaruhi zat kimia di otak (neurotransmitter) yang mengatur energi dan motivasi. Akibatnya:
Belum lagi gangguan tidur yang sering muncul, mulai dari susah tidur, tidur tidak nyenyak, sampai bangun terlalu pagi. Semua ini membuat energi makin terkuras.
Kalau kamu mengalami beberapa hal ini, bisa jadi itu bukan sekadar capek:
Gejala emosional:
Gejala fisik:
Ilustrasi depresi (Pexels/Kat Jayne)
Keduanya mirip, tapi ada perbedaan penting:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Privatetherapy.com