Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 MEI 2026 • 12:40 WIB

Hantavirus Itu Apa Sih? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Cegahnya Sebelum Terlambat

Hantavirus Itu Apa Sih? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Cegahnya Sebelum TerlambatPenyebab, Gejala, dan Cara Cegahnya Hantavirus (Freepik) 

INDOZONE.ID - Belakangan ini nama hantavirus mulai ramai dibicarakan di media sosial setelah muncul sejumlah kabar terkait penyebaran virus yang dibawa hewan pengerat. 

Banyak orang pun mulai penasaran, apakah hantavirus berbahaya dan bagaimana cara penularannya ke manusia. 

Meski tergolong langka, virus ini tetap perlu diwaspadai karena bisa menyerang paru-paru hingga memicu gangguan kesehatan serius. 

Nah, supaya tidak panik sekaligus lebih waspada, penting untuk memahami apa itu hantavirus, penyebab, gejala, hingga cara mencegahnya:

Apa Itu Hantavirus

Hantavirus adalah penyakit menular dan langka yang umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus.

Virus ini bisa masuk ke tubuh manusia ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat.

Meski jarang terjadi, infeksi hantavirus perlu diwaspadai karena dapat berkembang serius dan mengganggu fungsi paru-paru hingga jantung. 

Penyebab Hantavirus

Seseorang bisa terkena hantavirus ketika tanpa sengaja menghirup partikel virus dari urine, kotoran, atau air liur tikus yang sudah mengering dan bercampur di udara.

Baca juga: Apa itu Hantavirus? Penyakit Langka yang Tewaskan Betsy Arakawa, Istri Aktor Gene Hackman

Risiko penularan biasanya meningkat saat membersihkan gudang, loteng, atau area kotor yang menjadi sarang hewan pengerat tanpa perlindungan yang aman.

Selain itu, menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh hidung atau mulut juga bisa memicu infeksi.

Gejala Hantavirus

Gejala hantavirus biasanya muncul sekitar 2-3 minggu setelah seseorang terinfeksi. Pada tahap awal, keluhannya bisa mirip flu, seperti demam, menggigil, nyeri otot, dan sakit kepala.

Beberapa orang yang tekerna virus ini juga dapat mengalami gangguan pencernaan, mulai dari mual, sakit perut, muntah, hingga diare.

Jika kondisinya memburuk, hantavirus bisa menyerang paru-paru dan jantung, lalu memicu batuk, sesak napas, tekanan darah rendah, hingga detak jantung tidak teratur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mayo Clinic, Cleveland Clinic

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hantavirus Itu Apa Sih? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Cegahnya Sebelum Terlambat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!