Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 08 MEI 2026 • 13:16 WIB

Mengenal Hantavirus yang Baru-Baru Ini Menyerang Awak Kapal Pesiar, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Mengenal Hantavirus yang Baru-Baru Ini Menyerang Awak Kapal Pesiar, Kenali Penyebab dan Gejalanya!REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi

INDOZONE.ID - Hantavirus merupakan jenis virus berbahaya yang dapat menginfeksi dan memicu penyakit serius pada manusia di berbagai belahan dunia. 

Umumnya, seseorang dapat tertular virus ini melalui kontak langsung dengan hewan pengerat, seperti tikus. Penularan paling sering terjadi saat manusia terpapar urine, kotoran, maupun air liur tikus yang terinfeksi. 

Meski tergolong jarang, Hantavirus juga bisa menyebar melalui luka gigitan atau cakaran dari hewan tersebut.

Secara medis, Hantavirus terbagi menjadi dua sindrom utama berdasarkan wilayah penyebarannya. 

Baca juga: Cara Memotong Kuku yang Benar agar Tidak Cantengan

Di Belahan Bumi Barat, termasuk Amerika Serikat, virus ini kerap memicu Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), sebuah gangguan pernapasan berat yang sering ditularkan oleh tikus rusa (deer mouse). 

Sementara itu, di wilayah Eropa dan Asia, virus ini lebih dikenal sebagai penyebab Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), yakni kelompok penyakit demam berdarah yang disertai gangguan ginjal. 

Namun, perlu diwaspadai bahwa salah satu jenisnya, yaitu virus Seoul yang juga menyebabkan HFRS, kini telah ditemukan menyebar secara global di seluruh dunia.

Selain memahami cara penularannya, sangat penting bagi kita untuk mengenali dua gangguan kesehatan utama yang disebabkan oleh Hantavirus, yaitu HPS dan HFRS. Keduanya memiliki karakteristik gejala dan dampak yang berbeda pada tubuh.

Baca juga: Sering Main HP di Tempat Gelap? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mata

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

HPS adalah penyakit pernapasan berat yang bisa berakibat fatal. Biasanya, gejala baru akan muncul sekitar 1 hingga 8 minggu setelah seseorang terpapar tikus yang terinfeksi. 

Pada fase awal, penderita akan merasa sangat kelelahan, demam, dan nyeri otot hebat, terutama di bagian paha, pinggul, punggung, hingga bahu. 

Selain itu, sekitar separuh pasien juga mengeluhkan pusing, sakit kepala, menggigil, hingga masalah pencernaan seperti mual, muntah, dan nyeri perut.

Memasuki hari ke-4 hingga ke-10 setelah fase awal, kondisi biasanya memburuk dengan gejala lanjutan berupa batuk dan sesak napas akut. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cdc.gov, Gavi.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Hantavirus yang Baru-Baru Ini Menyerang Awak Kapal Pesiar, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!