INDOZONE.ID - Pernah sedang potong kuku atau pakai kuteks lalu tiba-tiba sadar ada bintik putih kecil di permukaan kuku? Banyak orang langsung menganggapnya hal biasa dan memilih mengabaikannya.
Padahal, perubahan kecil pada kuku tidak selalu sekedar masalah penampilan. Dalam beberapa kasus, kuku bisa menjadi salah satu bagian tubuh yang memberi petunjuk tentang kondisi kesehatan seseorang.
Bercak putih pada kuku memang paling sering muncul akibat hal sederhana seperti benturan ringan atau kebiasaan tertentu saat merawat kuku.
Namun, kondisi ini juga bisa dikaitkan dengan masalah kesehatan lain yang jarang disadari.
Baca juga: Kebiasaan Kecil yang Bisa Menyebabkan Muncul Bercak Putih di Kuku
Karena itu, penting untuk memahami kapan bintik putih di kuku tergolong normal dan kapan kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih.
Salah satu mitos yang masih sering dipercaya adalah bintik putih di kuku muncul karena tubuh kekurangan kalsium. Faktanya, anggapan ini belum tentu benar.
Dalam banyak kasus, bercak putih pada kuku justru lebih sering disebabkan oleh trauma ringan. Misalnya kuku terbentur benda keras, terjepit pintu atau benda lain, kesalahan saat manicure, atau bahkan penggunaan produk kuku berbahan dasar keras sehingga memicu iritasi pada kuku.
Karena kuku tumbuh perlahan, tanda putih ini biasanya baru terlihat beberapa hari atau minggu setelah kuku mengalami benturan.
Baca juga: Kuku Muncul Bercak Putih secara Tiba-Tiba? Ini Fakta yang Bikin Banyak Orang Kaget!
Walaupun lebih sering dipicu hal ringan, para ahli juga mengungkap bahwa bercak putih pada kuku dalam kondisi tertentu bisa berkaitan dengan penyakit sistemik alias gangguan kesehatan yang mempengaruhi tubuh secara keseluruhan.
Beberapa kondisi yang dikaitkan dengan munculnya bintik putih di kuku antara lain:
Baca juga: MPASI Bukan Sekadar Kenyang, Simak Kandungan Gizi yang Dibutuhkan Anak
Namun perlu dicatat, kasus seperti ini tergolong jarang terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline