Ilustrasi Operasi Bariatrik. (Freepik)
INDOZONE.ID - Operasi bariatrik menjadi salah satu metode yang cukup efektif untuk bantu menurunkan berat badan pada orang dengan obesitas.
Namun, operasi ini juga memiliki risiko dan efek samping yang perlu dipahami sebelum menjalaninya. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk mengetahui berbagai kemungkinan yang dapat terjadi setelah prosedur dilakukan.
Baca juga: Wajib Tahu! Ini 5 Dampak Negatif Radiasi Cell Tower yang Mengintai Kesehatan Tubuh
Berikut beberapa efek samping operasi bariatrik yang perlu diketahui.
1. Asam Lambung Naik
Salah satu efek samping yang cukup sering terjadi setelah operasi bariatrik adalah naiknya asam lambung.
Kondisi ini umumnya terjadi pada prosedur seperti gastric bypass dan sleeve gastrectomy yang mengubah struktur saluran pencernaan.
Pada gastric bypass, makanan akan langsung menuju usus halus melalui jalur yang telah dimodifikasi. Sementara pada sleeve gastrectomy, ukuran lambung diperkecil sehingga kapasitasnya berkurang.
Baca juga: 7 Manfaat Ikan Gurame untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diketahui
Perubahan ini bisa membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan memicu rasa tidak nyaman seperti heartburn atau sensasi terbakar di dada.
2. Malnutrisi
Kekurangan nutrisi atau malnutrisi termasuk salah satu efek samping yang perlu diwaspadai setelah operasi bariatrik.
Hal ini terjadi karena perubahan pada lambung dan usus dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap berbagai zat gizi penting.
Beberapa nutrisi yang paling sering mengalami gangguan penyerapan antara lain:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hello Sehat