Ilustrasi Penyebab dan Dampak Malnutrisi pada Anak. (Freepik)
INDOZONE.ID - Malnutrisi atau kurang gizi terjadi saat anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang dalam waktu lama.
Kondisi ini bukan hanya karena anak makan sedikit, tapi juga bisa karena pola makan yang kurang tepat atau berlebihan.
Jika dibiarkan, malnutrisi bisa mempengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak seperti mudah sakit hingga meningkatkan risiko penyakit saat dewasa nanti.
Baca juga: Tanda Awal Hepatitis Sering Diabaikan, Obat Herbal Jadi Pilihan
Maka dari itu, penting untuk orang tua tahu apa saja penyebab dan dampak malnutrisi pada anak.
Ada banyak hal yang bisa membuat anak mengalami malnutrisi. Bukan hanya soal makanan, tapi juga kondisi kesehatan dan lingkungan sekitar.
Masih banyak orang tua yang belum tahu kebutuhan nutrisi anak sesuai usia. Akibatnya, menu makanan anak jadi kurang seimbang.
Faktor ekonomi juga bisa jadi penyebab. Saat akses makanan sehat terbatas, kebutuhan gizi anak jadi sulit terpenuhi.
Lingkungan dan sanitasi yang kurang baik membuat anak lebih mudah terkena penyakit seperti diare, yang akhirnya memengaruhi penyerapan nutrisi.
Baca juga: Kenapa Susu Pertumbuhan Penting untuk Tumbuh Kembang Si Kecil? Ini Jawaban Ahli Gizi
Beberapa penyakit seperti gangguan pencernaan, kelainan bawaan, atau infeksi tertentu bisa membuat tubuh anak sulit menyerap nutrisi dengan baik.
Anak yang sering mengalami diare, pneumonia, atau TB biasanya lebih rentan mengalami penurunan berat badan dan kekurangan gizi.
Kebiasaan pilih-pilih makanan juga sering jadi penyebab anak kurang gizi, apalagi saat anak hanya mau makan jenis makanan tertentu saja.
Baca juga: Jaga Pertumbuhan Generasi Produktif Masa Depan, Penanganan Fertilitas Harus Tepat dan Terukur
Malnutrisi bukan hanya membuat badan anak jadi kurus, karena bisa memengaruhi kesehatan dan perkembangan anak dalam jangka panjang seperti:
Anak yang kurang gizi biasanya lebih cepat lelah, malas beraktivitas, dan sulit fokus saat belajar atau bermain.
Penting untuk memastikan anak mendapat makanan bergizi seimbang setiap hari. Jangan lupa juga menjaga kebersihan lingkungan dan rutin memantau tumbuh kembang anak agar risiko malnutrisi bisa dicegah sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rsiabinamedika.com