7 Ikan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat dan Kolesterol (delisari.com)
INDOZONE.ID - Penderita asam urat dan kolesterol perlu lebih hati-hati saat memilih makanan, termasuk ikan. Namun, bukan berarti semua jenis ikan harus dihindari karena ada beberapa yang tetap aman dikonsumsi.
Beberapa jenis ikan mengandung purin rendah hingga sedang, dan kaya akan omega-3. Kandungan ini baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol kolesterol, serta memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.
Agar lebih sehat, ikan sebaiknya diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang. Hindari menggoreng ikan dengan banyak minyak atau memasaknya menggunakan santan agar manfaatnya tetap maksimal.
Lantas, ikan apa saja yang boleh dimakan penderita asam urat dan kolesterol? Simak daftarnya berikut ini.
ilustrasi Ikan Nila (Freepik/ lifeforstock)
Ikan nila mengandung protein tinggi dan lemak yang relatif rendah. Kandungan purinnya juga tidak terlalu tinggi sehingga masih aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Mengonsumsi ikan nila dapat membantu memenuhi kebutuhan protein tanpa meningkatkan asupan lemak jenuh yang dapat memengaruhi kadar kolesterol.
Baca juga: 7 Manfaat Ikan Gindara untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Disadari
Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Nutrisi ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Salmon juga memiliki kandungan purin yang sedang sehingga masih boleh dikonsumsi penderita asam urat dalam porsi yang wajar. Sebaiknya pilih salmon yang dipanggang, dikukus, atau direbus.
Ikan kod merupakan salah satu ikan yang rendah purin sehingga aman dikonsumsi oleh penderita asam urat. Selain itu, ikan ini juga tinggi protein dan rendah lemak.
Kandungan vitamin B di dalam ikan kod juga baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Agar lebih sehat, olah ikan kod dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.
Ilustrasi Ikan Mujair (Healthline)
Ikan mujair menjadi salah satu pilihan yang baik untuk penderita asam urat dan kolesterol. Kandungan purinnya lebih rendah dan lemaknya juga tidak tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline