BB Naik Gak Wajar hingga Sering Mual? Awas Itu Peringatan Gagal Jantung yang Sering Diabaikan
INDOZONE.ID - Gagal jantung adalah kondisi kronis ketika otot jantung tidak lagi mampu memompa darah seefisien seharusnya. Dalam kondisi ini, darah bisa kembali menumpuk dan menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru maupun kaki.
Ahli jantung Dr. Dmitry Yaranov menyoroti lima gejala tersembunyi gagal jantung yang sering tidak disadari banyak orang, dan menekankan pentingnya deteksi dini untuk menyelamatkan nyawa.
“Deteksi dini itu sangat penting. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala ini,” kata Dr. Yaranov memperingatkan.
Meskipun sesak napas dan detak jantung yang cepat adalah gejala umum gagal jantung, ada beberapa tanda tersembunyi yang mungkin tidak Anda sadari. Tanda-tanda ini justru bisa menjadi petunjuk penting untuk deteksi dini.
Berikut kelima gejala tersebut yang gak boleh kamu abaikan. Yuk simak ulasannya dilansir Hindustan Times.
Baca juga: Waspada! Lansia yang Kena Infeksi Pernapasan Bisa Alami Gagal Jantung
1. Kenaikan berat badan yang tidak terduga
Jika berat badan kamu tiba-tiba naik dalam waktu singkat, bisa jadi itu akibat penumpukan cairan. Kalau mengalami kenaikan berat badan gak wajar, waspada ya!
2. Batuk kronis atau mengi
Batuk atau mengi yang memburuk saat kamu berbaring bisa jadi bukan sekadar gejala flu biasa. Bisa jadi sinyal masalah jantung.
3. Mual atau kehilangan nafsu makan
Merasa mual atau kenyang tanpa sebab yang jelas? Mungkin ini ada hubungannya dengan fungsi jantung kamu. Coba aware dan konsultasi ke dokter kalau kondisinya sangat gak wajar.
4. Sulit Konsentrasi
Sulit berkonsentrasi atau mudah lupa bisa jadi pertanda aliran darah ke otak terganggu. Karena ternyata fungsi jantungmu tidak bekerja optimal.
5. Sulit tidur
Sering terbangun di malam hari atau tidur tidak nyenyak bisa menjadi tanda tubuh kamu sedang mengalami stres akibat masalah jantung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times