Anak 12 Tahun Gagal Jantung di IJN Malaysia, Selamat Berkat Prosedur LVAD.
INDOZONE.ID - Seorang anak berusia 12 tahun di Malaysia, diketahui mengalami gagal jantung saat dirujuk ke Institut Jantung Negara (IJN).
Beruntung, tim dokter IJN berhasil melakukan implantasi perangkat Left Ventricular Assist Device (LVAD) Pediatrik, yang menyelamatkan nyawanya.
Meski baru dilakukan pertama kali, keberhasilan intervensi penyelamatan nyawa ini menandai tonggak baru dalam perawatan jantung anak di Malaysia.
“Ini adalah langkah penyelamatan nyawa,” kata ahli bedah kardiotoraks utama IJN, Khairul Anuar.
Dia menjelaskan, prosedur inovatif yang dilakukan pada 29 Maret 2025 dilakukan dalam kondisi pasien yang terus mengalami penurunan fungsi jantung.
Baca Juga: Kerja Shift Malam Bisa Picu Risiko Jantung? Coba Atur Jam Makan untuk Hindarinya
Bahkan pasien sempat mengalami kejang dan gangguan irama jantung yang mengancam jiwa. Penanganan medis intensif yang dilakukan, tak membuat fungsi jantungnya membaik.
Merespons situasi kritis ini, tim medis IJN pun memutuskan untuk mengimplantasikan perangkat dukungan sirkulasi mekanis, LVAD Pediatrik, untuk menggantikan fungsi jantung yang gagal.
Khairul Anuar menyebut, perangkat ini berfungsi sebagai dukungan sementara untuk memberi waktu bagi jantung untuk pulih, atau sebagai jembatan menuju transplantasi jantung jika diperlukan.
“LVAD memberikan dukungan vital untuk menjaga sirkulasi darah sambil memberi kesempatan bagi jantung untuk sembuh,” sambungnya.
Baca Juga: Tidur di Sisi Kiri atau Kanan: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan Jantung?
Disebutkan, operasi kompleks ini melibatkan tim multidisiplin yang sangat terampil, termasuk ahli bedah, ahli anestesi, ahli jantung anak, perfusionis, perawat, dan teknisi ruang operasi.
Prosedur dilakukan menggunakan sistem dukungan sirkulasi mekanis Centrimag dengan bantuan mesin cardiopulmonary bypass.
“Setelah implantasi berhasil dilakukan, pasien saat ini berada dalam kondisi stabil dan tengah menjalani pemulihan di Unit Perawatan Intensif Anak (Paediatric Intensive Care Unit),” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan