7 Manfaat Udang Rebon bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui (Lazada)
INDOZONE.ID - Udang rebon mungkin ukurannya kecil, tapi jangan remehkan kandungan gizinya. Jenis udang ini sering diolah menjadi berbagai makanan, seperti terasi, ebi, atau campuran masakan yang bikin rasanya makin gurih.
Selain enak, udang rebon juga kaya protein, kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.
Kandungan nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan tulang, otot, dan daya tahan tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Ilustrasi Udang Rebon (Lazada)
Lalu, apa saja manfaat udang rebon bagi kesehatan tubuh? Yuk, simak tujuh manfaatnya berikut ini!
Udang rebon dikonsumsi utuh bersama cangkangnya sehingga kaya kalsium. Nutrisi ini sangat efektif menjaga kepadatan serta kekuatan struktur tulang dan gigi.
Rutin mengonsumsi rebon dapat mencegah risiko pengeroposan tulang sejak dini. Tulang akan tetap kuat dan sehat hingga kamu memasuki usia lanjut kelak.
Baca juga: 7 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Ketahui
Udang rebon kaya akan protein yang membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Nutrisi ini juga berperan menjaga otot tetap kuat untuk beraktivitas.
Protein pada udang rebon juga membantu membuat rasa kenyang lebih lama. Karena itu, makanan ini cocok menjadi pelengkap menu bergizi sehari-hari.
Udang rebon mengandung astaxanthin, yaitu senyawa antioksidan yang sangat kuat. Senyawa ini bertugas meredakan peradangan dan menangkal paparan radikal bebas.
Efek perlindungannya membantu menjaga sel tubuh dari ancaman penuaan dini. Risiko terkena penyakit kronis pun dapat diminimalkan dengan baik.
Kandungan zat besi dalam udang rebon membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Nutrisi ini penting untuk membantu mengurangi risiko anemia.
Kalau kebutuhan zat besi tercukupi, tubuh tidak mudah lelah saat beraktivitas. Karena itu, udang rebon bisa menjadi salah satu sumber nutrisi yang baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline