Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 09:52 WIB

Heboh Video Dharma Pongrekun Sebut Vaksin HPV Bikin Mandul, Cek Fakta Medisnya Yuk!

Author

Iliustrasi pemberian vaksin HPV (freepik)

INDOZONE.ID - Video Komjen (Purn) Dharma Pongrekun sebut vaksin HPV sebabkan kemandulan viral di sosial media. Ia secara gamblang menyebut vaksin HPV memicu gangguan kesuburan pada seorang wanita. 

Dalam sebuah video yang disebarkan akun Facebook “Adhit Tiandito” dan akun TikTok “romla311” pada Kamis, 15 Mei 2025 lalu, keduanya membagikan video yang sama, di mana Dharma Pongrekun memberikan penjelasan yang keliru mengenai tujuan dan efek vaksin HPV.

Berikut pernyataan yang disebutkan Dharma Pongrekun dalam video:

“Dilaksanakan namanya BIAN, Bulan Imunisasi Anak Nasional, apa yang dilakukan? ada namanya vaksin HPV, Human Papilloma Virus. Yang tujuannya untuk apa? Alasannya untuk apa? Untuk mencegah kanker serviks, tetapi dilakukan kepada anak-anak tujuannya apa? untuk kandungannya kering. Apa yang terjadi kalau mandul? apa yang terjadi, mereka frustasi dan akhirnya mereka akan melakukan seks bebas di mana-mana”.

Narasi ini semakin diperkuat oleh takarir yang ditambahkan oleh akun “Adhit Tiandito”:

“Kata dokter Vaksin HPV itu pencegahan kanker serviks tp padahal kenyataanya untuk mengeringkan rahim makanya banyak kasus mandul”.

Baca juga: Hoaks, Vaksin HPV Jika Disuntikkan ke Tubuh Gak Bikin Mandul!

Cek Fakta: Vaksin HPV Tidak Sebabkan Mandul

Viralnya video ini membuat masyarakat kaget dan juga jadi sorotan para ahli. Yuk langsung sana cek fakta dari pernyataan hoaks itu dan jangan dipercaya ya!

Karena menurut Ketua Umum POGI Prof. Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, Sp.OG (K) mengatakan, vaksin HPV yang sering dikaitkan dengan kemandulan dan menopause dini itu hanya mitos. Masyarakat gak perlu resah dengan kabar ini.

“Tidak ada fakta tidak ada bukti ilmiah, mulut rahim saja yang jadi masalah gak ada kaitannya sama kemandulan,” kata Prof Yudi ditemui beberapa waktu lalu.

Ditambahkan Ketua Kelompok Kerja Eliminasi Kanker Serviks POGI Dr. dr. Fitriyadi Kusuma, Sp.OG(K). POGI merekomendasikan vaksin HPV hanya karena murni untuk menurunkan risiko kanker serviks. Di Australia coverage vaksin HPV sudah dilakukan sejak tahun 2000 dan target eliminasi tahun 2035.

“Di Indonesia kalau sering dikaitin bikin mandul, malah tahun berapa tereliminasi kanker serviks di sini,” tambahnya. 

Baca juga: Uji Coba Sukses! Self-Sampling HPV DNA Kunci Menuju Indonesia Bebas Kanker Leher Rahim

 

Manfaat & Rekomendasi Vaksin HPV

Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) resmi mengeluarkan rekomendasi klinis terbaru untuk vaksinasi Human Papillomavirus(HPV), menargetkan dua kelompok kunci, wanita pra-nikah dan wanita pascapersalinan. Rekomendasi ini disusun berdasarkan bukti ilmiah terkini dan bertujuan untuk memperkuat pencegahan primer kanker serviks, sebagai jenis kanker dengan kasus terbanyak ketiga di Indonesia.

Kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV, dan jika tidak ditangani, dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU