INDOZONE.ID - Infeksi Saluran Kemih (ISK) berisiko tinggi dialami oleh ibu hamil. Namun kamu bisa mencegahnya agar tak timbul gejala.
ISK merupakan infeksi yang terjadi di saluran kemih dan berisiko lebih tinggi terjadi pada ibu hamil, serta dapat menyebabkan komplikasi jika tidak ditangani dengan benar.
Gejala ISK sangat beragam tapi unik dari mulai tubuh demam menggigil, rasa terbakar saat buang air kecil, mual dan muntah, nyeri punggung hingga gejala khas lainnya.
Meskipun berisiko lebih tinggi, ISK pada ibu hamil bisa dicegah dengan langkah-langkah berikut, dilansir Healthline.
Baca juga: Bumil Alami Demam Menggigil hingga Pipis Rasanya Seperti Terbakar? Waspadai Itu Tanda ISK
Cukupi Kebutuhan Cairan
Minum air putih yang cukup setiap hari untuk membantu membersihkan saluran kemih dari bakteri.
Jangan Menahan Buang Air Kecil
Menunda buang air kecil bisa membuat bakteri berkembang biak dalam kandung kemih.
Bersihkan Area Kewanitaan dengan Benar
Setelah buang air kecil, bersihkan dari depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak berpindah ke uretra.
Pakaian Dalam Nyaman
Gunakan pakaian dalam yang nyaman dan menyerap keringat. Pilih pakaian dalam berbahan katun dan ganti secara teratur, terutama saat lembap atau basah.
Baca juga: Viral! Wajah Wanita Cantik Ini Berubah Jadi Bengap Usai Hamil, Diduga Alami Kondisi Kulit Langka
Hindari Pakaian Ketat
Celana yang terlalu ketat bisa menahan kelembapan dan mendukung pertumbuhan bakteri.
Konsumsi Jus Cranberry
Jus cranberry diketahui dapat mencegah bakteri E. coli menempel pada dinding saluran kemih. Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika ibu hamil mulai merasakan gejala ISK, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius yang bisa berdampak pada ibu maupun janin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline