INDOZONE.ID - Saat orang sibuk ngejar vitamin C dan D, ada satu nutrisi lain yang sering terlupakan padahal perannya besar banget: vitamin A.
Mulai dari urusan penglihatan, imunitas, sampai soal kesuburan — semua butuh vitamin yang satu ini.
Vitamin A adalah kelompok senyawa larut lemak yang harus dipenuhi setiap hari.
Umumnya, kebutuhan harian berada di kisaran 900 mcg untuk pria, 700 mcg untuk wanita, dan 300–600 mcc untuk anak-anak serta remaja.
Menariknya, vitamin A hadir dalam dua bentuk utama yang bisa kamu dapat dari makanan sehari-hari.
Baca juga: Hormon Prostaglandin: Si Anak Bandel yang Banyak Jasa, Ini 4 Manfaatnya!
1. Vitamin A siap serap dari sumber hewani
Jenis pertama ini langsung bisa dipakai tubuh begitu masuk.
Sumbernya meliputi daging, ikan, telur, hingga produk susu. Di dalamnya ada retinol, retinal, dan retinoic acid—bentuk yang sudah aktif dan dapat langsung mendukung fungsi tubuh.
2. Vitamin A berbasis tumbuhan
Kalau yang satu ini butuh diproses dulu sebelum bekerja.
Beta-karoten — pigmen oranye pada wortel dan sayuran berwarna cerah — termasuk bentuk yang harus diubah dulu di usus halus sebelum menjadi vitamin A yang aktif.
Walaupun butuh “tahap ekstra”, sumber nabati ini tetap penting untuk kebutuhan harian.
Baca juga: Bukan Bayam atau Brokoli, Ternyata Ini Sayuran Paling Sehat di Dunia dengan Skor Sempurna
Manfaat vitamin A yang jangan sampai kamu lewatkan
1. Menjaga ketajaman mata
Vitamin A berperan besar dalam cara mata menangkap cahaya dan mengirimkan sinyal ke otak. Kekurangannya bisa bikin sulit lihat dalam cahaya redup.
Beta-karoten juga membantu memelihara kesehatan mata saat kita menua dan dapat menurunkan risiko penyakit seperti AMD — meski penelitian lebih lanjut tetap dibutuhkan.
2. Berkontribusi menurunkan resiko penyakit kanker
Karena membantu proses regenerasi sel, pola makan kaya vitamin A dari tanaman sering dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker serviks atau kandung kemih.
Tapi ada catatan penting: efek protektif ini lebih kuat dari sumber nabati, bukan dari suplemen atau sumber hewani.
Baca juga: 5 Alasan Mengapa Malam Jadi Waktu Terbaik untuk Bekerja dan Berkarya
Bahkan pada perokok, suplemen beta-karoten justru bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru.
3. Menguatkan sistem imun tubuh
Lapisan pelindung tubuh, mulai dari mata, usus, hingga paru-paru — membutuhkan vitamin A agar tetap kuat menghadapi kuman.
Vitamin ini juga membantu pembentukan sel darah putih yang berperan melawan infeksi.
Tidak heran jika kekurangan vitamin A membuat seseorang lebih mudah sakit.
Pada wilayah rawan penyakit berat, pemenuhan vitamin A terbukti membantu menurunkan angka kematian anak.
Baca juga: 20 Sayuran Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Hati
4. Berperan dalam mengatasi jerawat
Kurangnya vitamin A dapat memicu penumpukan keratin yang membuat pori-pori gampang tersumbat.
Makanya, obat jerawat berbahan dasar retinoid (turunan vitamin A) sering menjadi andalan untuk kasus berat.
Tapi ingat, penggunaan retinoid harus dengan pengawasan dokter karena potensi efek sampingnya cukup kuat.
5. Mendukung kesehatan tulang
Walau tidak sepopuler kalsium atau vitamin D, vitamin A tetap punya kontribusi dalam menjaga struktur tulang.
Baca juga: Seberapa Banyak Nutrisi Minuman Kesehatan yang Pecahkan Rekor MURI? Ini Kata Randy Pangalila
Kekurangan vitamin ini dapat meningkatkan risiko patah tulang. Namun konsumsi berlebih juga tidak disarankan — jadi tetap jaga keseimbangannya, ya.
6. Penting untuk kesuburan dan tumbuh kembang janin
Pada pria, vitamin A membantu proses produksi sperma. Pada wanita, nutrisi ini turut mendukung kualitas sel telur dan tahap awal kehamilan.
Selama kehamilan, vitamin A berperan besar dalam pembentukan organ vital janin seperti jantung, paru, mata, dan tulang.
Tapi ada satu hal yang wajib diperhatikan: kelebihan vitamin A, terutama dari makanan seperti hati atau dari suplemen dosis tinggi, bisa berisiko bagi perkembangan janin.
Baca juga: Sering Pusing dan Berasa Demam Setelah Pulang Kerja? Ternyata Ini Penyebabnya!
Karena itu, ibu hamil sebaiknya konsultasi dulu sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.
Vitamin A bukan cuma nutrisi tambahan — tapi komponen penting yang diam-diam bekerja untuk hampir semua sistem di tubuh.
Selama kamu memenuhi kebutuhannya dari makanan bergizi dan tidak berlebihan, manfaatnya bisa kamu rasakan dalam jangka panjang.
Mulai sekarang, nggak ada salahnya lebih aware dengan asupan vitamin A, supaya tubuh tetap prima, mata tetap tajam, dan kesehatan tetap terjaga dari hari ke hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline