Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 18:40 WIB

Bisakah Jus Buah Bantu Meredakan Migrain? Yuk Simak Penjelasannya

Author

Ilustrasi jus buah. (freepik)

INDOZONE.ID - Belakangan ini, semakin banyak orang yang penasaran, bisakah jus buah membantu menurunkan risiko migrain? Pertanyaan ini muncul karena jus dikenal kaya nutrisi dan praktis untuk dikonsumsi setiap hari. Berikut beberapa penjelasannya.

Hubungan Jus Buah dan Sakit Kepala Migrain

Ilustrasi migrain. (Freepik)

1. Hidrasi dari Jus dan Pengaruhnya terhadap Migrain

Bagi sebagian orang, jus menjadi cara cepat untuk menjaga hidrasi. 

Bahan seperti semangka dan mentimun mengandung banyak air sehingga bisa membantu mengurangi risiko dehidrasi yang menjadi salah satu pemicu migrain yang umum. 

Karena itu, beberapa orang merasa konsumsi jus buah yang baik untuk penderita migrain adalah jus yang tinggi kandungan air.

Namun efektivitasnya bisa berkurang bila jus diberi tambahan gula atau dibuat terlalu pekat. 

Minuman yang terlalu manis dapat memicu mual atau membuat cairan tubuh berubah terlalu cepat. Konsumsi dalam jumlah wajar dengan jadwal teratur lebih aman bagi tubuh.

Baca juga: Catat! Ini 9 Tips Efektif Mengatasi Serangan Migrain di Tempat Kerja

2. Peran Magnesium pada Jus Hijau untuk Mengurangi Migrain

Sayuran hijau seperti kale, bayam, atau romaine merupakan sumber magnesium alami. Mineral ini sering disebut dapat membantu menstabilkan fungsi saraf dan menurunkan intensitas migrain. 

Tak heran jus hijau sering direkomendasikan ketika seseorang bertanya jus buah yang baik untuk penderita migrain itu apa saja?

Tetap perlu diperhatikan bahwa tidak semua sayuran cocok untuk semua orang. Bayam misalnya mengandung oksalat tinggi sehingga berisiko menimbulkan ketidaknyamanan pada orang dengan riwayat gangguan ginjal. 

Baca juga: Stres Bisa Picu Migrain? Ini Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasinya

3. Antioksidan dalam Jus dan Perannya pada Peradangan Pemicu Migrain

Buah beri dan jahe mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan peradangan ringan sebagai faktor yang dapat berkontribusi pada munculnya migrain. 

Jus dengan kombinasi bahan ini dianggap cukup membantu, terutama ketika tubuh sedang tegang atau lelah.

Namun, sensitivitas setiap orang berbeda. Buah seperti stroberi atau nanas bisa memicu sakit kepala pada individu tertentu, sehingga hubungan jus buah dan sakit kepala migrain masih sangat bergantung pada toleransi masing-masing.

4. Lonjakan Gula dari Jus dan Risikonya bagi Penderita Migrain

Proses pembuatan jus menghilangkan sebagian besar serat, membuat gula dari buah lebih cepat masuk ke aliran darah. 

Pada orang yang sensitif terhadap perubahan gula darah, kondisi ini dapat menjadi pencetus migrain.

Tak hanya itu, gula darah juga bisa turun kembali dengan cepat setelah lonjakan, menimbulkan gejala seperti lemas dan kepala berat. 

Untuk menghindari masalah ini, jus dapat dibuat dengan kombinasi buah rendah gula dan sayuran.

5. Respons Tubuh yang Berbeda pada Bahan Pemicu dalam Jus

Bahan tertentu seperti jeruk, lemon, atau tomat dapat memicu migrain pada beberapa orang. Meski begitu, orang lain mungkin tidak mengalami reaksi sama sekali. 

Karena itu, penting memperhatikan reaksi tubuh setelah minum jus tertentu.

Risiko juga dapat muncul dari bahan tambahan dalam jus kemasan seperti pemanis buatan dan pengawet. 

Membuat jus sendiri di rumah adalah pilihan paling aman karena bahan-bahannya bisa kamu kontrol penuh.

Jadi, bisakah jus buah membantu menurunkan risiko migrain? Jawabannya bisa, asal bahan yang digunakan tepat dan cocok untuk tubuhmu. 

Tidak semua jus aman bagi penderita migrain, sehingga penting untuk mencoba perlahan dan memperhatikan respons tubuh. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Skinhealthinfo.org.uk

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU