INDOZONE.ID - Sebagai anak, ekspektasi orang tua terkadang bisa membuat kita merasa stres dan gagal, bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun. Hal ini sering muncul karena kekhawatiran mereka yang berlebihan tentang masa depan kita.
Selain itu, pengaruh harapan sosial dan niat baik orang tua agar kita lebih sukses juga ikut berperan.
Namun, tekanan seperti ini jika tidak dikelola dengan baik bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental.
Untungnya, ada cara-cara efektif untuk mengatasinya. Berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar tetap merasa tenang:
Dampak Pressure dari Orang Tua
Sebelum kamu mengetahui cara mengatasinya, berikut beberapa dampak dari pressure orang tua terhadap kesehatan mental agar kamu tidak mudah disepelekan:
Baca juga: Rahasia Agar Anak Selalu Nyaman Bercerita kepada Orang Tua
Stres yang Tinggi
Tekanan berlebihan dari orang tua bisa memicu stres yang tinggi dan mengganggu kualitas hidup
Merasa Kurang Percaya Diri
Ekspektasi yang terus-menerus membuat kita meragukan kemampuan dan nilai diri sendiri.
Penurunan Motivasi
Tekanan yang besar dapat menurunkan minat dan motivasi untuk belajar atau melakukan hal yang sebelumnya disukai.
Kesulitan Mengatur Emosi
Kita menjadi lebih mudah marah, cemas, atau bahkan merasa depresi akibat tekanan yang dirasakan.
Meningkatnya Risiko Gangguan Makan
Tekanan berlebihan dapat membuat kita menggunakan makanan sebagai cara mengatasi stres, meningkatkan risiko gangguan makan.
Kesulitan dalam Hubungan Sosial
Tekanan tinggi dapat menghambat kemampuan kita membangun hubungan sosial yang sehat dan nyaman.
Cara mengatasi Pressure dari Orang Tua
Berikut beberapa cara mengatasi pressure dari orang tua yang bisa kamu ikuti:
Baca juga: Reparenting: Cara Dewasa Mencintai Diri Sendiri Ketika Orang Tua Tidak Bisa
- Terima perasaan diri sendiri ketika merasa tertekan akibat ekspektasi orang tua.
- Sampaikan perasaan kamu dengan tenang dan terbuka kepada orang tua agar mereka bisa memahami kondisi kita.
- Coba pahami prespektif orang tua dahulu dengan cara dengarkan alasan mereka untuk melihat situasi dari sudut pandang berbeda.
- Memahami perspektif sendiri
- Tetapkan batasan sehat antara menghargai pendapat orang tua dan setia pada nilai diri sendiri.
- Lakukan aktivitas positif
- Alihkan pikiran hingga kamu fokus pada hal-hal yang menyenangkan dan membangkitkan rasa syukur.
- Lakukan hobi untuk bersantai, mengekspresikan diri, dan meredakan stres.
Itu dia beberapa cara mengatasi pressure dari orang tua. Perlu diingat, orang tua memang berperan penting dalam kesuksesan anak, tetapi dorongan yang terlalu menekan justru bisa merugikan kesejahteraan mental, sehingga keseimbangan antara dukungan dan ekspektasi sangat penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reachout