INDOZONE.ID - Di tengah ramainya tren kesehatan di TikTok, ada satu kebiasaan sederhana yang sedang naik daun: minum air hangat. Namun, ini bukan hal baru. Praktik ini sudah lama menjadi bagian dari gaya hidup dalam pengobatan tradisional, terutama Traditional Chinese Medicine (TCM).
Meski terlihat sepele, banyak ahli menyebut kebiasaan ini punya dampak positif untuk tubuh, mulai dari pencernaan hingga kesehatan mental. Jadi, apa sebenarnya manfaat minum air hangat?
Bikin Sistem Pencernaan Lebih “Ngebut”
Dalam perspektif TCM, air hangat dianggap sebagai “bahan bakar” untuk sistem pencernaan. Suhu hangat membantu tubuh memecah makanan lebih efektif, sehingga nutrisi bisa diserap secara maksimal.
Sebaliknya, minum air dingin justru membuat tubuh harus bekerja ekstra untuk menyesuaikan suhu yang akhirnya bisa membuat perut terasa kembung atau berat setelah makan.
Bantu Detoks Alami Tubuh
Air hangat dipercaya membantu memperlancar proses pembuangan sisa metabolisme dalam tubuh. Dengan kata lain, tubuh jadi lebih mudah “membersihkan diri” secara alami.
Hal ini terjadi karena sistem pencernaan menjadi lebih lancar, sehingga limbah tubuh bisa dikeluarkan dengan lebih efisien.
Baca juga: Cara Memenuhi Kebutuhan Air Putih Saat Puasa dengan Pola 2-4-2
Redakan Nyeri Perut dan Kram
Sering merasa perut tidak nyaman, kembung, atau kram saat haid? Air hangat bisa jadi solusi sederhana.
Suhu hangat membantu merilekskan otot di area perut, sehingga rasa nyeri bisa berkurang. Ini juga berlaku untuk gangguan pencernaan ringan lainnya.
Bantu Kamu Lebih Rajin Minum Air
Percaya atau tidak, banyak orang justru lebih mudah minum air dalam kondisi hangat. Rasanya lebih nyaman di tenggorokan, apalagi di pagi hari.
Ini bisa jadi trik untuk kamu yang sering kurang minum air sepanjang hari.
Bikin Tubuh dan Pikiran Lebih Rileks
Dari sisi medis modern, air hangat bisa mengaktifkan sistem saraf yang membuat tubuh masuk ke mode “relax and digest”.
Efeknya, tubuh menjadi lebih tenang, stres berkurang, dan bahkan bisa membantu meredakan gangguan pencernaan akibat stres.
Tapi, Tidak Selalu Cocok untuk Semua Orang
Walaupun manfaatnya banyak, bukan berarti air hangat cocok untuk semua kondisi.
- Minum air yang terlalu panas bisa mengganggu lambung, terutama jika perut sensitif.
- Jika tubuh sedang “panas” (misalnya demam), minum air panas justru bisa membuat kondisi semakin tidak nyaman.
- Dalam TCM, kondisi tubuh yang kekurangan cairan juga perlu diperhatikan, karena air hangat bisa memperparah dehidrasi tertentu.
Intinya, tetap dengarkan sinyal dari tubuhmu sendiri.
Kapan Waktu Terbaik Minum Air Hangat?
Tidak ada aturan baku, tetapi banyak ahli menyarankan:
- Pagi hari setelah bangun tidur
- Sebelum dan sesudah makan
- Di sela-sela aktivitas harian
Pagi hari menjadi waktu favorit karena tubuh membutuhkan hidrasi setelah semalaman “puasa”.
Baca juga: Air Putih vs Infused Water: Mana Lebih Efektif untuk Diet?
Boleh Ditambahkan Apa?
Kalau ingin lebih bervariasi, kamu bisa menambahkan bahan alami:
- Lemon: membantu fungsi hati
- Jahe: meningkatkan daya tahan tubuh
- Goji berry atau kurma merah: menambah energi
- Chamomile atau chrysanthemum: membantu menenangkan tubuh
Namun, jika ingin tetap sederhana, air hangat biasa juga sudah cukup.
Minum air hangat mungkin terdengar sederhana, tapi efeknya bisa besar jika dilakukan secara rutin. Mulai dari membantu pencernaan, meredakan stres, hingga membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Yang penting, jangan mengikuti tren secara berlebihan. Kuncinya tetap sama: konsisten, secukupnya, dan sesuai kebutuhan tubuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Voguearabia.com