INDOZONE.ID - Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin (Hb), yaitu protein yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Selain menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, penderita anemia juga perlu memperhatikan pola makan.
Pasalnya, beberapa jenis makanan dan minuman dapat menghambat penyerapan zat besi sehingga proses pemulihan menjadi kurang optimal.
Baca juga: 7 Jus Kaya Vitamin C Terbaik untuk Daya Tahan dan Kesehatan Tubuh
Lalu, makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi atau dihindari saat mengalami anemia? Simak daftarnya berikut ini.
Pantangan Makanan untuk Penderita Anemia
1. Makanan dan Minuman Tinggi Kalsium
Kalsium memang penting untuk kesehatan tulang. Namun, jika dikonsumsi bersamaan dengan sumber zat besi, mineral ini dapat menghambat penyerapan zat besi di usus.
Beberapa makanan yang tinggi kalsium antara lain:
- Keju
- Yoghurt
- Tahu
- Susu dan produk olahannya
Bukan menghindari sepenuhnya, tetapi sebaiknya beri jeda waktu saat mengonsumsi makanan tinggi zat besi dan makanan berkalsium.
Baca juga: 7 Jus Kaya Antioksidan untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami
2. Makanan Mengandung Fitat
Fitat merupakan senyawa yang dapat mengikat zat besi di saluran pencernaan sehingga lebih sulit diserap tubuh.
Makanan yang mengandung fitat antara lain:
- Gandum utuh
- Beras merah
- Kacang-kacangan tertentu
Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, makanan ini berpotensi mengurangi penyerapan zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin.
3. Makanan Tinggi Tanin
Tanin dikenal sebagai senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi, terutama zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati.
Beberapa contoh makanan dan minuman yang mengandung tanin yaitu:
- Kopi
- Matcha
- Teh
- Anggur
Penderita anemia disarankan untuk tidak mengonsumsinya berdekatan dengan waktu makan atau saat mengonsumsi suplemen zat besi.
Baca juga: 4 Daftar Nutrisi Penting untuk Otak Anak, Bantu Tumbuh Cerdas dan Mudah Fokus
4. Makanan Kaya Polifenol
Polifenol sebenarnya merupakan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, pada penderita anemia, konsumsi berlebihan dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Sumber polifenol yang cukup tinggi seperti:
- Apel
- Stroberi
- Anggur
- Cokelat
Agar tidak mengganggu pemulihan anemia, sebaiknya konsumsi makanan ini dengan jeda dari makanan tinggi zat besi.
5. Makanan Mengandung Asam Oksalat
Asam oksalat dapat berikatan dengan zat besi dan membentuk senyawa yang sulit diserap tubuh. Beberapa makanan yang mengandung asam oksalat antara lain:
- Bayam
- Ubi jalar
- Bit
- Cokelat
Baca juga: Tanda Awal ADHD pada Anak, Kapan Orang Tua Perlu Waspada?
Meski tetap memiliki nilai gizi yang baik, konsumsi makanan tersebut perlu diperhatikan agar tidak menghambat penyerapan zat besi secara berlebihan.
Dengan pola makan yang tepat dan pengobatan yang sesuai, kondisi anemia umumnya dapat membaik lebih cepat dan tubuh kembali bertenaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: RS Pondok Indah