8 Jus Sayur Kaya Gizi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh (EatingWell)
INDOZONE.ID - Menjaga kesehatan tubuh itu penting supaya kita tetap kuat dan tidak mudah sakit. Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan adalah dengan makan sayuran setiap hari karena banyak mengandung vitamin dan serat.
Kalau kamu kurang suka makan sayur langsung, jus sayur bisa jadi pilihan yang lebih mudah dan enak. Dengan dibuat jus, sayuran tetap mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.
Jus sayur juga bisa membantu tubuh jadi lebih segar, pencernaan lebih lancar, dan daya tahan tubuh lebih kuat. Selain itu, jus sayur mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan sederhana.
Berikut ini 8 jus sayur kaya gizi yang baik untuk kesehatan tubuh, dan bisa kamu coba setiap hari:
Ilustrasi jus bayam. (freepik)
Bayam kaya akan zat besi, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Jus bayam sangat baik untuk membantu meningkatkan produksi sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia.
Selain itu, bayam juga membantu menjaga kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh. Agar lebih enak, jus bayam bisa dicampur dengan apel atau jeruk.
Baca juga: 6 Jus Buah yang Aman untuk Penderita Asam Lambung
Wortel dikenal kaya akan beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Nutrisi ini sangat penting untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.
Jus wortel juga membantu menjaga kesehatan jantung dan memperbaiki sel tubuh yang rusak. Rasanya manis alami sehingga mudah dikonsumsi.
Bayam adalah sayuran hijau yang kaya nutrisi seperti zat besi, kalsium, dan vitamin K. Nutrisi ini baik untuk membantu mencegah anemia, membuat tubuh lebih bertenaga, dan menjaga tulang tetap kuat.
Saat dicampur dengan apel hijau, rasanya jadi lebih segar dan sedikit manis. Kombinasi ini membuat jus lebih enak diminum, terutama bagi yang kurang suka rasa sayur.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka Campur Lemon untuk Kesehatan Tubuh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline