Ilustrasi anak minum susu sapi. (Freepik)
INDOZONE.ID - Meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pola hidup aktif dan asupan nutrisi yang seimbang turut mendorong perhatian pada kebutuhan anak dengan sensitivitas atau alergi susu sapi.
Bertepatan dengan peringatan World Allergy Week 2026, isu mengenai pentingnya pilihan nutrisi alternatif kembali menjadi sorotan.
Edukasi mengenai pemenuhan gizi yang tepat dinilai penting agar anak dengan kondisi tersebut tetap dapat mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan aktivitas sehari-hari secara optimal.
Baca juga: 4 Daftar Nutrisi Penting untuk Otak Anak, Bantu Tumbuh Cerdas dan Mudah Fokus
Fitria Dewi Astari selaku Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties menjelaskan bahwa, "Sensitivitas terhadap susu sapi bukan lagi penghalang, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh prestasi."
Sebagai bagian dari rangkaian edukasi yang berkaitan dengan peringatan World Allergy Week 2026, digelar kampanye digital yang menggandeng kreator konten untuk mengajak anak dan orang tua melakukan gerakan sederhana melalui media sosial.
Kegiatan ini dikemas secara interaktif dengan pendekatan visual yang ramah anak guna mendorong kebiasaan aktif sejak dini.
Selain memperkenalkan pentingnya aktivitas fisik, kampanye tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran mengenai pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi yang sesuai bagi anak.
Peringatan World Allergy Week 2026. (Istimewa)
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Soyalympic 2026 juga membawa misi jangka panjang untuk mendukung masa depan generasi penerus bangsa.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka Campur Nanas untuk Kesehatan yang Kaya Nutrisi
"Kami tidak hanya mengasah ketangkasan fisik anak melalui kompetisi, tetapi juga merangsang fokus dan konsentrasi mereka lewat Brain Gym. Melalui apresiasi berupa tabungan pendidikan, Morinaga Soya ingin memberikan kontribusi berkelanjutan yang berdampak langsung pada mereka agar dapat meraih mimpinya tanpa batas," pungkas Fitria.
Pakar kesehatan menilai bahwa kombinasi antara asupan nutrisi yang sesuai, aktivitas fisik yang rutin, serta dukungan lingkungan yang positif memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan pemahaman yang tepat, anak yang memiliki sensitivitas terhadap susu sapi tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari, mengembangkan potensinya, dan meraih berbagai prestasi sebagaimana anak-anak pada umumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan