INDOZONE.ID - Sebanyak lima unit kapal ambulans bersiaga di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, untuk melayani kebutuhan darurat medis dan rujukan antarpulau.
Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Ghamal Ahmad Pramana, jumlah itu sudah cukup untuk menjangkau seluruh penduduk di wilayah Kepulauan Seribu. Kapal-kapal tersebut, lanjut dia, dikelola tiga unit kerja yang berbeda.
"Dua unit milik Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D), dua unit milik RSUD Kepulauan Seribu, dan satu unit milik Puskesmas," kata Ghamal, Kamis (25/6/2026).
Meski dikelola lembaga yang berbeda, ia memastikan sistem koordinasi antarlembaga berjalan. Dengan begitu, kelima armada saling mendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan darurat.
Baca juga: Anak Mulai Bicara Umur Berapa? Ini yang Perlu Orang Tua Ketahui
Dinas Kesehatan juga menerapkan sistem siaga untuk merespons situasi kedaruratan. Armada terdekat dengan laporan warga akan segera bergerak sehingga layana yang diberikan efektif dan efisien.
Kapal-kapal ambulans ditempatkan di lokasi yang tersebar untuk menjangkau warga Kepulauan Seribu yang membutuhkan.
Kapal ambulans milik RSUD Kepulauan Seribu sebanyak dua unit berada di Pulau Pramuka. Sementara itu, dua kapal ambulans milik PK3D bersiaga di Pulau Tidung dan Pulau Kelapa.
"Satu unit ambulans milik Puskesmas Kepulauan Seribu Utara difokuskan untuk melayani wilayah Pulau Kelapa dan sekitarnya," Ghamal menjelaskan.
Baca juga: Penelitian: Remaja yang Gak Punya Pacar Justru Lebih Minim Stres
Ia memastikan seluruh armada kapal ambulans dalam kondisi baik dan siap beroperasi kapan saja untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Beritajakarta.id