Kamis, 02 JULI 2026 • 14:15 WIB

7 Manfaat Terapi Ikan untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

Author

7 Manfaat Terapi Ikan untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui (Free Press Journal)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu melihat orang merendam kaki di kolam berisi ikan kecil, saat berkunjung ke tempat wisata atau spa?

Perawatan ini dikenal sebagai terapi ikan. Selain unik, terapi ini juga bagus untuk relaksasi.

Terapi ikan biasanya menggunakan ikan Garra rufa yang memakan sel kulit mati di permukaan kaki. Awalnya terasa geli, tetapi lama-kelamaan banyak orang merasa nyaman. Setelah terapi selesai, kulit kaki pun terasa lebih halus.

Selain memberikan pengalaman yang berbeda, terapi ikan juga dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Mulai dari membantu mengangkat sel kulit mati hingga memberikan efek relaksasi.

7 Manfaat Terapi Ikan untuk Kesehatan

Ilustrasi Terapi Ikan (The Time of India)

Berikut ini adalah 7 manfaat terapi ikan untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui:

1. Mengangkat Sel Kulit Mati

Ikan Garra rufa menggunakan isapan lembut untuk mengikis sel kulit mati. Proses alami ini membuat kulit kaki terasa jauh lebih bersih, halus, dan lembut setelah selesai terapi.

Stimulasi dari ikan bertindak sebagai skrub alami tanpa bahan kimia. Kulit kusam akibat penumpukan kotoran pun bisa terangkat sempurna tanpa rasa sakit. 

Baca juga: 7 Manfaat Ikan Mujair untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diketahui

2. Dapat Membantu Meredakan Gejala Psoriasis

Bagi penderita psoriasis, terapi ini membantu mengurangi penumpukan sisik tebal. Ikan akan memakan area kulit yang bermasalah secara perlahan tanpa melukai jaringan kulit yang sehat.

Air kolam alami juga dipercaya mengandung mineral yang menenangkan kulit. Terapi ini sangat membantu mengurangi peradangan serta rasa gatal kronis yang sering muncul.

3. Membantu Melancarkan Sirkulasi Darah

Isapan dan getaran konstan dari ratusan ikan kecil bekerja seperti pijatan mikro. Stimulasi ini efektif merangsang titik-titik saraf penting yang ada di sepanjang telapak kaki.

Pijatan alami ini membantu melebarkan pembuluh darah di area kaki. Efeknya, aliran oksigen dan peredaran darah ke seluruh bagian tubuh menjadi jauh lebih lancar.

4. Membantu Mengurangi Stres dan Rasa Lelah

Sensasi geli di awal terapi memicu tawa yang melepaskan hormon endorfin. Hormon bahagia ini bekerja cepat menurunkan ketegangan saraf dan memperbaiki suasana hati yang buruk.

Melihat gerakan ikan dalam air juga memberikan efek meditasi yang menenangkan. Pikiran menjadi lebih rileks, tenang, dan rasa lelah setelah seharian beraktivitas pun hilang.

Baca juga: 7 Manfaat Ikan Gurame untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diketahui

5. Membantu Merangsang Regenerasi Kulit

Air liur ikan terapi diketahui mengandung enzim khusus bernama ditranol. Enzim alami ini memiliki khasiat medis yang baik untuk membantu proses pemulihan jaringan kulit kita.

Zat ini bekerja merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang sehat. Jika dilakukan rutin, bekas luka ringan pada kaki akan memudar dan tekstur kulit menjadi lebih rata.

6. Kurangi Masalah Bau Kaki

Bau kaki dipicu bakteri yang memakan tumpukan sel kulit mati dan keringat. Karena ikan membersihkan sela jari dengan sigap, sumber makanan bakteri penyebab bau akan hilang.

Kaki menjadi lebih bersih secara menyeluruh dari sisa kotoran membandel. Masalah bau kaki yang mengganggu rasa percaya diri pun dapat berkurang secara alami.

7. Mengatasi Kulit Kapalan

Kulit tumit yang mengeras akibat gesekan alas kaki adalah makanan empuk ikan. Secara bertahap, ikan-ikan kecil ini akan mengikis lapisan kulit tebal tersebut tanpa nyeri.

Kapalan yang mengganggu penampilan dan kenyamanan saat berjalan bisa melunak. Kulit kaki kembali halus, kenyal, dan sehat seperti sediakala melalui proses yang higienis.

Baca juga: 7 Manfaat Ikan Sepat untuk Kesehatan Tubuh yang Wajib Kamu Tahu

Itulah 7 manfaat terapi ikan untuk kesehatan tubuh yang perlu kamu ketahui. Meskipun terlihat sederhana, aktivitas unik ini memberikan efek positif yang luar biasa bagi tubuh kita.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Webmd.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU