7 Manfaat Ikan Kurau untuk Kesehatan (Wikipedia)
INDOZONE.ID - Ikan kurau merupakan salah satu hewan laut yang banyak ditemukan di perairan Indonesia. Ikan ini memiliki daging tebal, lembut, dan cita rasa gurih, sehingga sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat.
Ikan kurau mengandung protein, omega-3, vitamin B12, vitamin D, fosfor, serta berbagai mineral penting lainnya.
Berkat kandungan tersebut, ikan kurau dapat memberikan banyak manfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
Ilustrasi Ikan Kurau (Oktopurs Online)
Berikut ini, 7 manfaat ikan kurau untuk kesehatan tubuh yang perlu kamu ketahui:
Ikan kurau mengandung berbagai vitamin dan mineral yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh melawan virus, bakteri, dan penyebab penyakit lainnya.
Dengan daya tahan tubuh yang baik, tubuh tidak mudah sakit meski cuaca sering berubah. Risiko terkena flu, batuk, dan infeksi juga dapat berkurang.
aca juga: 7 Manfaat Ikan Teri untuk Kesehatan, Kecil tapi Kaya Nutrisi
Ikan kurau mengandung vitamin A dan omega-3 yang baik untuk kesehatan mata. Nutrisi ini membantu menjaga fungsi penglihatan agar tetap jelas dan optimal.
Selan itu, kandungan antioksidan di dalamnya juga membantu melindungi mata dari kerusakan. Risiko gangguan penglihatan pun dapat berkurang seiring bertambahnya usia.
Ikan kurau merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan tubuh. Protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan otot.
Protein juga membantu mempercepat pemulihan setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat. Tubuh pun menjadi lebih kuat dan tidak mudah lelah.
Ikan kurau mengandung vitamin D dan fosfor yang membantu menjaga tulang tetap kuat. Kedua nutrisi ini juga membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik.
Dengan asupan yang cukup, tulang menjadi lebih sehat dan tidak mudah rapuh. Risiko osteoporosis juga dapat berkurang seiring bertambahnya usia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline