INDOZONE.ID - Namanya Rod, anjing berjenis Labrador Retriever yang lahir pada Mei 2017. Dia menjadi anjing pelacak narkoba di Bea Cukai Bandara Incheon sejak berusia 3 tahun. Dalam masa tugasnya, Rod pernah memenangkan penghargaan di kompetisi pemilihan anjing pelacak terbaik.
Kini, setelah bertugas selama tiga tahun lamanya, Rod resmi purna tugas dan memulai hidup barunya dengan keluarga barunya.
“Sekarang saya sudah pensiun. Saya bertemu ibu, ayah, dan kakak laki-laki baru saya. Bepergian dengan keluargaku adalah kebahagiaanku!," tulis Naver, menggambarkan Kehidupan pensiun Rod yang banyak menghabiskan waktu dengan berlibur bersama pemilik barunya, dikutip Minggu (31/12/2023).
Baca Juga: Video Viral 'Hi Kids' dari Pedagang Bakso Bakar, Respons Lucu sang Ayah Bikin Warganet Ngakak
Biasanya, anjing pendeteksi menjalankan tugasnya rata-rata selama 7 - 8 tahun dan akan pensiun di sekitar usia 8 tahun.
Ada total 39 anjing pendeteksi narkoba yang saat ini aktif di Layanan Bea Cukai Korea, sama seperti Rod dulu. Di mana ada dua ras, Labrador Retriever dan Springer Spaniel, dengan usia rata-rata 4,4 tahun.
Setengah dari mereka yang lulus kursus pelatihan 12 hingga 16 minggu setelah lahir telah menjadi anjing pendeteksi dan dipasangkan dengan penyelidik pendeteksi yang bertanggungjawa alias pawing anjing.
Baca Juga: Sering Dipandang Sebelah Mata, Ini 6 Cara Elegan Untuk Menghadapi Orang yang Meremehkanmu
Setelah hubungan terbentuk antara pawang dan anjing pendeteksi, mereka akan terus bekerja sama hingga anjing pendeteksi pensiun atau dalam keadaan khusus.
Petugas Bea Cukai Bandara Internasional Incheon Park Ji-yong mengatakan, hubungan kedekatan yang terbentuk antara anjing dengan pawang bisa melakat dalam waktu yang sangat lama.
Dalam kasusnya, Park mengaku rela tidur di kendang anjingnya karena sangat menyayangi hewan itu. Setelah anjing pendeteksinya pensiun, petugas yang telah menjadi pawing anjing selama 27 tahun itu bahkan memimpikan mereka.
Dia sadar, kadang kedekatang berlebih antara anjing dengan pawing bisa menimbulkan dampak negatif terhadap keduanya selama pelatihan berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Naver