Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 JULI 2026 • 17:05 WIB

Kupas Isu Dunia, Ratusan Pelajar Latihan Jadi Diplomat dan Pemimpin Global di Simulasi Sidang PBB

Kupas Isu Dunia, Ratusan Pelajar Latihan Jadi Diplomat dan Pemimpin Global di Simulasi Sidang PBBRatusan pelajar latihan jadi diplomat di simulasi sidang PBB. (Foto: Dewi Kania/Z Creators) 

INDOZONE.ID - Ratusan pelajar maupun mahasiswa di berbagai kota di Indonesia berkumpul untuk mengikuti Konferensi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) BSD Chapter pada 8-19 Juli 2026 di Serpong, Tangerang Selatan. 

Mereka bersemangat untuk latihan jadi diplomat dan menjadi pemimpin masa depan. Konferensi ini diikuti oleh 270 siswa/i asal 165 sekolah yang terdiri dari SD, SMP, SMA dan universitas di area Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Jambi, Palembang, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, hingga Manado. 

Konferensi Model United Nations (MUN) ini mengusung tema “Ethnics in Crisis: Navigating Rights, Risks, and Responsibility in the Globalized Era.” 

Para peserta berdiskusi dan merumuskan solusi terhadap berbagai isu global melalui dua council utama, yaitu WHO (World Health Organization) dengan topik “Battling Misuse of Prescription Drugs” dan UNEP (United Nations Environment Programme) dengan topik “Exploring Sustainable Water Management Practices and Water-saving Technologies”. 

Baca juga: 30 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Mereka menganalisis permasalahan global dari berbagai perspektif, menyampaikan argumen secara diplomatis, serta menyusun resolusi yang solutif dan berkelanjutan.

Selanjutnya, semua pelajar maupun mahasiswa yang bergabung juga mengikuti simulasi sidang diplomasi, termasuk negosiasi serta penyusunan Draft Resolutions yang meniru proses sidang United Nations. 

Setiap sesi dibimbing oleh chairs atau fasilitator berpengalaman dari berbagai negara. Seperti Hino Samuel Jose (Indonesia), Tracy Leong Pooi See (Malaysia), Pimrada Roekruchipat (Thailand), Muhammad Rafi Aurelian (Indonesia), Yong Wenn Sern (Malaysia) dan Agatha Nadeen A (Indonesia).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan Fuad, hadir dan membuka konferensi ini. Ia memberikan sambutan, mewakili Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie.

Baca juga: 40 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 yang Penuh Doa dan Harapan

Fuad menekankan agar generasi muda terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan memperluas wawasan global. Di sesi ini, Fuad juga membagikan pengalamannya saat menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) di usia yang masih sangat muda yakni 18 tahun. 

“Saya berpesan kepada para siswa-siswa yang hadir untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengasah skill, serta pengetahuan. Saya bangga bisa hadir di sini dan melihat anak muda seperti ini peduli kepada pengembangan skill,” ucapnya. 

President International Global Network Muhammad Fahrizal menambahkan, di sesi ini generasi muda bisa belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi secara konstruktif, dan juga belajar mendengarkan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda. 

“Kalian akan belajar menemukan solusi bersama, bukan sekadar memenangkan sebuah perdebatan,” ucap Fahrizal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kupas Isu Dunia, Ratusan Pelajar Latihan Jadi Diplomat dan Pemimpin Global di Simulasi Sidang PBB

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!