Ilustrasi alat pembersih. (Freepik)
INDOZONE.ID - Rumah dan lingkungan sekitar diperlukan untuk tetap bersih dan debu dan kotoran yang menumpuk. Selain agar terlihat bersih, rumah juga akan terhindar dari penyakit yang disebabkan dari lingkungan yang tak pernah dibersihkan.
Namun, memang ada beberapa kotoran yang sulit untuk dibersihkan. Bahkan untuk dibersihkan pakai vacuum cleaner atau pressure washer, kotoran ini cukup bandel dan tak bisa dibersihkan.
Mengutip dari reddit dan situs advantegproservice, ada beberapa jenis kotoran yang susah untuk dibersihkan di rumah.
Tumpahan oli di garasi, noda minyak bekas memasak di dapur luar memang sedikit susah dibersihkan. Lemak cenderung menempel dan meresap ke permukaan berpori seperti beton atau batu bata.
Baca juga: Ngeri! Ternyata Ini Bentuk Kotoran yang Ada di Kuku Saat Diihat Mikroskop, Masih Mau Gigit Jari?
Air bertekanan tinggi saja tidak cukup—biasanya butuh detergen khusus degreaser dan air panas.
Mungkin contohnya jenis yang tumbuh di permukaan lembap seperti pagar kayu, siding rumah, atau dinding batu. Akar lumut dan jamur bisa masuk ke celah-celah kecil.
Kalau hanya disemprot, yang hilang cuma bagian luar. Untuk hasil maksimal, perlu pembersih antijamur atau larutan pemutih yang diencerkan, baru semprot.
Cat lama di dinding luar rumah, pagar besi, atau dek kayu disebut sedikit susah dibersihkan. Tekanan air bisa mengelupaskan cat, tapi tidak secara merata.
Biasanya perlu scraper manual atau sandblasting agar bersih total. Kalau sembarangan, justru bisa merusak permukaan.
Baca juga: 5 Langkah Membersihkan Alat Makeup Paling Mudah, Bye Kotoran!
Permen karet di trotoar, bekas selotip di kaca atau dinding. Air tekanan tinggi bisa membuatnya makin menyebar atau menempel.
Perlu air panas, scraper, atau pelarut (seperti acetone) untuk bantu melepaskan lebih dulu.
Bekas logam berkarat di lantai keramik atau beton juga sulit dibersihkan. Karat bukan cuma menempel di permukaan, tapi bisa menyerap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: