Ilustrasi mendengarkan musik (Pexels/Andrea Piacquadio)
INDOZONE.ID - Bekerja sambil dengerin musik itu bukan cuma gaya-gayaan doang, lho! Buat banyak orang, musik jadi senjata rahasia untuk tetap fokus, produktif, bahkan bahagia selama jam kerja.
Tren ini makin populer, terutama di kalangan pekerja kreatif dan remote worker yang butuh suasana kerja lebih personal dan fleksibel. Tapi sebenarnya, seberapa besar sih pengaruh musik terhadap performa kerja?
Penelitian menunjukkan bahwa musik, terutama yang tenang dan bebas lirik, bisa bantu otak untuk tetap fokus. Misalnya, musik klasik, lo-fi hip hop, atau instrumental sering dipilih untuk menemani pekerjaan yang butuh konsentrasi tinggi seperti coding, nulis, atau ngerjain laporan.
Kenapa bisa begitu? Musik jenis ini bisa menutupi suara gangguan di sekitar, seperti suara keyboard, obrolan rekan kerja, atau suara motor lewat. Jadi, kamu bisa lebih ‘tenggelam’ ke dalam pekerjaan.
Musik dengan tempo 60–80 bpm bisa bantu kamu masuk ke “flow state” alias kondisi fokus maksimal.
Baca juga: Musik Pengaruhi Emosional Seseorang dan Manfaatnya Pada Kesehatan Mental
Kalau kamu kerja di dunia kreatif seperti desain, marketing, atau penulisan, musik justru bisa jadi booster inspirasi. Musik dengan beat yang lebih ceria dan cepat seperti pop, indie, atau electronic, dikenal bisa merangsang ide-ide baru.
Studi dari Journal of Consumer Research menyebutkan bahwa tingkat kebisingan ringan dari musik latar justru bisa meningkatkan pemikiran kreatif. Ini karena otak terdorong untuk berpikir lebih imajinatif saat mendapat sedikit ‘gangguan’ yang menyenangkan.
Ilustrasi zodiak siap bekerja di bawah tekanan (Pexels/Christina Morillo)
Selain bikin fokus dan kreatif, musik juga bisa menurunkan tingkat stres. Musik lembut seperti jazz, ambient, hingga suara alam bisa membantu menurunkan detak jantung dan menenangkan pikiran. Cocok banget buat kamu yang kerja di bawah tekanan atau lagi dikejar deadline.
Dalam suasana kerja hybrid dan remote seperti sekarang, banyak orang jadi lebih rentan merasa cemas atau lelah mental. Musik bisa jadi cara simpel buat self-care tanpa harus jauh-jauh ke spa.
Nggak semua musik cocok buat semua jenis kerjaan, ya. Jadi penting buat menyesuaikan playlist sama jenis tugas yang lagi kamu kerjakan. Kuncinya? Kenali diri kamu sendiri. Setiap orang punya respons yang beda-beda terhadap musik. Ada yang makin fokus, tapi ada juga yang justru terdistraksi.
Baca juga: Mitos atau Fakta: Musik Dapat Memengaruhi Kesehatan Mental Kita
Nggak diragukan lagi, musik punya banyak manfaat di lingkungan kerja, mulai dari menjaga fokus, meningkatkan kreativitas, sampai jadi pelarian dari stres. Yang penting, sesuaikan genre dan volume dengan tugas yang sedang kamu kerjakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychology Today, Harvard Business Review, Forbes