Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 09 JULI 2025 • 16:30 WIB

Unik! Anak Muda Pengangguran di China Sewa Kantor Palsu Demi Merasa Produktif

Unik! Anak Muda Pengangguran di China Sewa Kantor Palsu Demi Merasa ProduktifIlustrasi anak muda pengangguran China sewa kantor palsu. (Freepik)

INDOZONE.ID - Di tengah tantangan ekonomi dan angka pengangguran yang tinggi, tren tak biasa muncul di kalangan anak muda China. Banyak dari mereka yang menyewa kantor palsu untuk berpura-pura kerja.

Fenomena ini semakin populer di tahun 2025, menjadi solusi alternatif bagi mereka yang ingin merasakan suasana produktivitas, meskipun tanpa pekerjaan sungguhan.

Dengan merogoh kocek sekitar Rp68.000 hingga Rp113.000 per hari, para anak muda pengangguran ini dapat menikmati fasilitas kantor lengkap. 

Mereka mendapatkan meja kerja pribadi, akses Wi-Fi gratis, bahkan jatah makan siang.

Baca juga:  Psikolog Ungkap Penyebab Pasangan Nekat Selingkuh di Kantor

Layaknya kantor sungguhan, beberapa penyedia layanan kantor palsu ini juga menawarkan paket tambahan, seperti tugas fiktif, jabatan palsu, hingga interaksi dengan karyawan nakal untuk menciptakan suasana kerja yang semakin nyata.

Tren ini lahir dari berbagai motif, salah-satunya karena banyak anak muda yang penasaran dan ingin mencoba pengalaman bekerja di kantoran.

Selain itu, beberapa anak muda juga berharap bahwa pengalaman di kantor palsu ini dapat membantu mereka menjaga rutinitas, memperluas jaringan, atau bahkan menjadi modal cerita untuk mendapatkan pekerjaan sungguhan di masa depan.

Tren ini juga didorong oleh ketersediaan ruang kantor murah yang melimpah di kota-kota besar di China, termasuk Beijing. 

Biaya sewa tempat di kantor palsu ini jauh lebih hemat dibandingkan menghabiskan waktu berjam-jam di kafe yang kerap dijadikan tempat kerja sementara.

Baca juga: Viral Kisah Dramatis Suami Nyanyi di Kantor Polisi, Bikin Luluh Hati Istri yang Mau Cerai

Tren ini muncul bukan tanpa alasan. Data resmi per Maret 2025 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di China, khususnya pada kelompok usia muda, masih menjadi isu serius. 

Angka pengangguran untuk usia 16–24 tahun mencapai 16,5 persen, sementara untuk usia 25–29 tahun tercatat 7,2 persen.

Angka-angka ini mencerminkan betapa sulitnya pasar kerja bagi lulusan baru dan pencari kerja muda, yang pada akhirnya mendorong mereka mencari solusi-solusi sosial alternatif, seperti kantor palsu ini, demi menjaga kesehatan mental dan rasa harga diri di tengah ketidakpastian. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/france24_en

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Unik! Anak Muda Pengangguran di China Sewa Kantor Palsu Demi Merasa Produktif

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!