INDOZONE.ID - Bayangkan sebuah kereta yang panjangnya nyaris setara dari Monas ke Manggarai, Jakarta Selatan.
Itulah kira-kira gambaran kereta tambang milik BHP di Australia, yang resmi memegang gelar sebagai kereta terpanjang dan terberat di dunia.
Bukan kereta penumpang, tapi raksasa besi pembawa bijih besi, tulang punggung ekspor tambang negeri kanguru.
Baca juga: 17 Caption Pernikahan yang Menyentuh Hati, Simpel tapi Bikin Baper Maksimal!
Rekor dunia ini tercipta pada 21 Juni 2001, saat BHP menjalankan kereta super panjang sejauh 7,3 kilometer dengan total 682 gerbong dan delapan lokomotif bertenaga besar.
Kereta ini membawa muatan bijih besi seberat 82.000 ton, dengan berat total menyentuh angka fantastis: 99.734 ton!
Ditarik oleh delapan lokomotif GE AC6000CW, raksasa logam ini menempuh perjalanan sejauh 275 km dari Tambang Yandi ke pelabuhan Port Hedland di Australia Barat.
Jalur kereta ini dikenal sebagai Mount Newman railway, membentang melintasi gurun merah Pilbara, kawasan tambang terbesar di Australia.
Menariknya, sejak tahun 2012, kereta-kereta tambang ini dikendalikan jarak jauh dari pusat operasi di Perth, ratusan kilometer jauhnya.
Teknologi yang digunakan begitu canggih, membuat kereta sepanjang 2,89 km dalam operasi harian pun terasa seperti hal biasa.
Baca juga: Viral Pasangan Selingkuh Terciduk di Konser Coldplay: CEO Perusahaan Digital Astronomer!
Rekor yang dipegang kereta BHP ini bukan sekadar soal angka, tapi juga soal bagaimana dunia tambang, logistik, dan teknologi berpadu menciptakan sesuatu yang luar biasa.
Kereta ini menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan industri bisa mendorong inovasi melampaui batas—secara harfiah!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Guinnessworldrecords.com