INDOZONE.ID - Belakangan ini, media sosial ramai membahas tren performative male. Mulai dari kontes sampai meme, istilah ini tiba-tiba jadi bahan obrolan banyak orang.
Tapi sebenarnya, apa sih performative male itu? Kenapa bisa viral? Dan apa ciri-cirinya?
Baca juga: 111 Caption tentang Umroh dalam Bahasa Inggris, Aesthetic!
Performative male bisa diartikan sebagai pria yang sengaja menampilkan diri dengan gaya tertentu—biasanya terlihat intelektual, lembut, dan "woke"—untuk menarik perhatian, terutama dari perempuan.
Mereka melakukan ini bukan karena memang kepribadian aslinya, tapi lebih karena ingin terlihat "keren" di mata orang lain.
Istilah ini pertama kali populer di media sosial, dan kemudian makin viral setelah ada kontes Most Performative Male di Taman Langsat, Jakarta Selatan, yang diadakan oleh akun X @alergikiwi.
Pesertanya berlomba-lomba menunjukkan gaya khas performative male, dan pemenangnya adalah Keenan Avalokita, anak dari Dewi Lestari.
Baca juga: Kenali 10 Soft Skill yang Bisa Bikin Kamu Mudah Disukai Banyak Orang
Kalau kamu penasaran seperti apa performative male itu, berikut beberapa ciri khasnya:
Intinya, mereka berusaha terlihat seperti pria yang peka, berwawasan, dan "berbeda" dari kebanyakan cowok lainnya.
Baca juga: Viral! Sosok Trainee YG Entertainment Diduga dari Indonesia, Netizen Sebut Asal Manado
Perubahan standar maskulinitas di kalangan Gen Z jadi salah satu alasan tren ini muncul. Dulu, perempuan mungkin lebih suka pria yang terkesan dingin, dominan, atau "bad boy".
Sekarang, justru pria yang terlihat hangat, peka isu sosial, dan "feminist-friendly" lebih disukai.
Tapi, masalahnya adalah banyak dari mereka yang hanya berpura-pura punya sifat-sifat itu demi dapat perhatian. Inilah yang bikin performative male jadi bahan kritik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Elitedaily.com