Pria penyayang kucing (Pexels/Andrew Kota)
INDOZONE.ID - Siapa sih yang nggak gemas melihat tingkah laku kucing? Mereka bisa manja, usil, nakal, tapi selalu bikin sayang dan membuat siapa pun jadi ingin memeliharanya. Namun, memelihara kucing bukan hanya soal memberi makan dan mengajak main. Ada tanggung jawab besar untuk menjaga tumbuh kembang mereka melalui perawatan yang tepat agar tetap sehat dan bahagia dalam jangka panjang.
Nah, buat kamu yang baru ingin memelihara hewan menggemaskan satu ini, ada beberapa hal dasar yang perlu dipahami lebih dulu supaya siap menghadapi segala tingkah lakunya yang super aktif.
Baca juga: Manfaat Merawat Kucing untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Pilihlah jenis kucing sesuai kemampuan dan kesanggupanmu. Mau anak kucing atau dewasa? Kucing kampung atau ras? Meski rasa sayang bisa sama rata, kebutuhan tiap jenis kucing bisa berbeda. Kucing ras, misalnya, biasanya memerlukan perawatan khusus yang tidak dimiliki kucing kampung.
Mengetahui riwayat medis kucing sangat penting agar kamu bisa memenuhi kebutuhan kesehatannya. Beberapa kucing ras murni punya risiko genetik tertentu sehingga membutuhkan pemeriksaan rutin ke dokter hewan.
Merawat kucing berarti siap mengeluarkan biaya tambahan. Mulai dari makanan, pasir, obat, vitamin, hingga kebutuhan pendukung lainnya. Jadi, siapkan anggaran khusus untuk anabulmu agar tidak keteteran di tengah jalan.
Ilustrasi kucing mengeong. (freepik)
Kucing punya sifat khas yang membuat mereka unik:
Baca juga: Tofu, Kucing TikTok dengan Perawatan Gigi Emas Seharga 81 Juta
Meski bisa membersihkan diri, kucing tetap perlu dibantu. Mandikan dengan sampo khusus kucing dan sisir bulunya agar sehat serta terhindar dari bola bulu.
Seperti manusia, kucing butuh cukup minum. Pastikan selalu ada air bersih di wadah atau gunakan air mengalir agar mereka lebih rajin minum.
Kucing sangat peduli kebersihan. Bersihkan kandang, tempat tidur, dan kotak pasirnya secara rutin agar tetap higienis.
Bermain bisa menyalurkan energi, melatih insting berburu, mengurangi obesitas, dan meningkatkan kecerdasan kucing.
Pastikan kebutuhan protein hewani terpenuhi. Hindari nasi, bawang-bawangan, cokelat, kafein, anggur, susu, serta makanan mentah seperti daging dan ikan. Ikuti takaran makanan sesuai instruksi produk atau rekomendasi dokter hewan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Petsafe.com, Rspca.org.uk, WikiHow