Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 18:35 WIB

Toxic Productivity: Ketika Kamu Sibuk Biar Gak Ngerasa Gagal

Toxic Productivity: Ketika Kamu Sibuk Biar Gak Ngerasa GagalIlustrasi toxic productivity (freepik)

INDOZONE.ID - Pernah nggak sih Kamu ngerasa harus terus-terusan sibuk, seolah kalau berhenti sebentar aja itu tandanya Kamu malas atau gagal? 

Misalnya, lagi rebahan sebentar aja udah muncul rasa bersalah kayak, “Aduh, harusnya aku ngelakuin sesuatu deh!”

Kalau Kamu pernah atau malah sering ngerasain kayak gitu, tenang Kamu nggak sendirian. Banyak orang di luar sana juga ngalamin hal yang sama. 

Nah, perasaan kayak gini ternyata ada istilahnya, lho, namanya toxic productivity. Sebenernya toxic productivity tuh apa sih? Yuk kita ulik bareng!

Baca juga: Dari Refleks, Ternyata Bantuin Pelayan Bisa Ungkap Kepribadian dan Soft Skillmu

Apa Itu Toxic Productivity?

Toxic productivity adalah dorongan untuk terus bekerja atau melakukan sesuatu yang “produktif” tanpa henti, bahkan ketika tubuh dan pikiran sudah lelah. 

Perasaan bersalah muncul jika kita memilih istirahat atau sekadar santai tanpa “mengerjakan sesuatu yang berguna”.

Meskipun produktivitas umumnya dianggap positif, toxic productivity muncul ketika batas normalnya hilang. Semua waktu harus diisi dengan aktivitas produktif, tanpa waktu kosong untuk recharge. 

Padahal, tubuh dan pikiran kita itu butuh istirahat juga, kan? Yang serem, pola pikir ini lama-lama bisa jadi beban. 

Baca juga: Guru Perempuan ini Borong Jeli Dagangan Bapak Tua, Langsung Dibagikan ke Murid SD

Bikin kita stres, capek, dan kehilangan semangat buat hal-hal yang sebenarnya kita suka. Jadi, meskipun kelihatannya kita sibuk terus, tapi hati dan kepala justru makin kosong.

Tanda Kamu Terjebak dalam Toxic Productivity

Bayangin deh, Kamu lagi jalan terus, tanpa henti. Nggak ada waktu buat berhenti sebentar, nggak ada tempat buat duduk atau sekadar tarik napas. 

Awalnya mungkin Kamu masih kuat, tapi lama-lama pasti ngos-ngosan juga, kan?

Nah, begitulah rasanya kalau Kamu terjebak dalam toxic productivity. Terus bergerak, terus ngoyo, tapi lupa kalau diri sendiri juga butuh istirahat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Toxic Productivity: Ketika Kamu Sibuk Biar Gak Ngerasa Gagal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!