INDOZONE.ID - Baru-baru ini, sebuah momen seorang guru menyelamatkan murid perempuan SD yang terjepit ranting pohon viral di media sosial.
Dilansir dari unggahan akun TikTok @ihwalpraja pada Senin (20/10/2025), terlihat seorang guru laki-laki berusaha menyelamatkan murid tersebut, namun sedikit kesusahan.
Baca juga: Sedih! Siswi Ini Dengar Kabar Ibunya Meninggal Lewat Toa Masjid
Akhirnya, salah seorang guru laki-laki lainnya turut hadir membantu proses penyelamatan, dan murid itu berhasil diselamatkan.
Dalam unggahannya, terlihat murid perempuan SD tersebut awalnya tidak menangis, namun lama-kelamaan mulai menangis. Lucunya, permen batang yang ia emut masih ada di mulutnya selama proses penyelamatan berlangsung.
Menurut keterangan pemilik akun, menjadi guru di era sekarang taruhannya adalah nyawa karena guru masa kini dituntut untuk menguasai keahlian seperti Damkar atau Basarnas.
“Selain taruhannya nyawa, menjadi guru sekarang harus menguasai skill Damkar atau Basarnas,” tulisnya dalam caption.
Di kolom komentar, sang guru menjelaskan bahwa kejadian serupa sudah terjadi sebanyak dua kali dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Di Luar Nalar, Cowok Ini Dijemput oleh Temannya Pakai Bus
Unggahan tersebut sontak menarik perhatian netizen. Banyak dari mereka yang heran dengan apa yang dilakukan oleh murid itu sampai terjepit ranting pohon.
“Ini pasti sampai besar bakal diingat gurunya, ‘Oh kamu yang dulu itu kejepit, kan?!’ wkwkwk,” ujar akun @aobara***.
“Dia tuh nangis malu, bukan nangis sakit wkwkwk. Buktinya permen masih diemut,” ujar akun @pules***.
“Teman-temannya ngakaknya kedengaran puas banget. Padahal si adek sudah capek itu bertahan di pegangannya. Hanya saja dia konsisten mempertahankan permen di mulutnya,” ujar akun @newmis***.
Peristiwa itu sekaligus menjadi pengingat bahwa peran guru di sekolah tidak hanya mengajar, tetapi juga menjaga keselamatan dan keamanan murid dalam berbagai situasi tak terduga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok/@ihwalpraja